Rabu, 05 Juli 2017

Cara Berdoa Menurut Alkitab

Cara Berdoa Menurut Perintah Tuhan Yesus dalam Alkitab.

1. Berdoalah Dengan Tekun.

Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. (Matius 7:7).

Mari kita lihat Lukas 18:1-7

Yesus mengatakan suatu perumpamaan kepada mereka untuk menegaskan, bahwa mereka harus selalu berdoa dengan tidak jemu-jemu.

Kata-Nya: "Dalam sebuah kota ada seorang hakim yang tidak takut akan Allah dan tidak menghormati seorangpun.

Dan di kota itu ada seorang janda yang selalu datang kepada hakim itu dan berkata: Belalah hakku terhadap lawanku.

Beberapa waktu lamanya hakim itu menolak. Tetapi kemudian ia berkata dalam hatinya: Walaupun aku tidak takut akan Allah dan tidak menghormati seorang pun, namun karena janda ini menyusahkan aku, baiklah aku membenarkan dia, supaya jangan terus saja ia datang dan akhirnya menyerang aku."

Kata Tuhan: "Camkanlah apa yang dikatakan hakim yang lalim itu! Tidakkah Allah akan membenarkan orang-orang pilihan-Nya yang siang malam berseru kepada-Nya? Dan adakah Ia mengulur-ulur waktu sebelum menolong mereka?

Mereka semua bertekun dengan sehati dalam doa bersama-sama,... (Kisah Para Rasul 1:14)

2. Berdoalah Secara Tersembunyi

Tetapi jika engkau berdoa, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintu dan berdoalah kepada Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu. (Matius 6:6)

3. Berdoalah Dengan Tidak Bertele-tele

Lagipula dalam doamu itu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa karena banyaknya kata-kata doanya akan dikabulkan. (Matius 6:7).

4. Berdoalah Dalam Nama Yesus

”... dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak. Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya." (Yohanes 14:13-14)

Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya. (Yohanes 15:7)

5. Berdoalah Dengan Iman dan Keyakinan Bahwa Doamu Sedang Dikabulkan

Karena itu Aku berkata kepadamu: apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu. (Markus 11:24).

6. Berdoalah Menurut Pola ”Doa Bapa Kami”

Karena itu berdoalah demikian:
Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. [Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.] (Matius 6:9-13)

7. Berdoalah Dengan Hati Mengampuni

Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu. (Matius 5:44).

Tetapi kepada kamu, yang mendengarkan Aku, Aku berkata: Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu; (Lukas 6:27)

Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga. Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu." (Matius 6:14-15)

Dan jika kamu berdiri untuk berdoa, ampunilah dahulu sekiranya ada barang sesuatu dalam hatimu terhadap seseorang, supaya juga Bapamu yang di sorga mengampuni kesalahan-kesalahanmu." (Markus 11:25)

Sebab itu, jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau, tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu. Segeralah berdamai dengan lawanmu..” (Matius 5:23-25)

8. Berdoalah Dengan Rendah Hati dan Dengan Pertobatan

”...dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami;” (Matius 6:12).

Tetapi pemungut cukai itu berdiri jauh-jauh, bahkan ia tidak berani menengadah ke langit, melainkan ia memukul diri dan berkata: Ya Allah, kasihanilah aku orang berdosa ini.
(Lukas 18:13).

Ia berkata kepada mereka: "Berdoalah supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan."
(Lukas 22:40).

9. Berdoalah Untuk Kuasa Dari Roh Kudus

”Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya." (Lukas 11:13)

”Dan Aku akan mengirim kepadamu apa yang dijanjikan Bapa-Ku. Tetapi kamu harus tinggal di dalam kota ini sampai kamu diperlengkapi dengan kekuasaan dari tempat tinggi." (Lukas 24:49)
”Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi." (Kisah Para Rasul 1:8).

10. Berdoalah Untuk Pekerjaan Tuhan

”Karena itu mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu." (Matius 9:38).

Kata-Nya kepada mereka: "Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.” (Lukas 10:2)

#RenunganHarianKristen

Bersyukur Setiap Saat

BERSYUKUR DISAAT SEMUA TERASA MUDAH, ITU BIASA.

BERSYUKUR DISAAT BANYAK UANG DAN HARTA, ITU SANGAT BIASA.

TAPI BERSYUKUR DISAAT SEMUA TERASA SUSAH, ITU BARU LUAR BIASA.

Tidak Untuk Selamanya

Hari ini mungkin banyak masalah yang kita hadapi.
Tapi PERCAYALAH...

Tidak untuk selamanya kita ada disana.
Karena kita punya Tuhan yang DAHSYAT dan LUAR BIASA, Tuhan yang mampu MEMBUKA JALAN saat Tiada Jalan.

#RenunganHarianKristen

Sorga atau Neraka ???

Akhir dunia ini hanya ada DUA : SORGA atau NERAKA.

Semua orang PASTI mau Masuk Sorga, tapi seringkali Kelakuan kita TIDAK SESUAI DENGAN SYARAT untuk menjadi WARGA SORGA.

MENCURI bukan syarat untuk menuju Sorga, tapi banyak yang mengambil dan merampas yang bukan haknya.

MENGHAKIMI bukan syarat untuk menuju Sorga, tapi banyak yang bertindak seolah-olah dirinya paling benar.

MEMBUNUH bukan syarat untuk menuju Sorga, tapi banyak yang mengakhiri Nafas Hidup orang lain yang diberikan oleh Tuhan.

SOMBONG bukan syarat untuk menuju Sorga, tapi banyak yang menyombongkan diri.

BERZINAH bukan syarat untuk menuju Sorga, tapi banyak yang melakukannya.

CINTA UANG bukan syarat untuk menuju Sorga, tapi banyak yang rela mengorbankan segalanya demi mendapatkan uang.

MEMBENCI SESAMA bukan syarat untuk menuju Sorga, tapi banyak yang membenci sesamanya hanya karena merasa tidak sejalan dengan apa yang dia inginkan, bahkan tanpa alasan yang jelas.

FITNAH bukan syarat untuk menuju Sorga, tapi banyak yang melakukannya meskipun dia tau fakta yang sebenarnya.
..................
Secara lahiriah banyak orang yang menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. (2 Timotius 3:5).

"Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga. (Matius 21:7).
...................

#RenunganHarianKristen

Banyak Yang Dipanggil Tetapi Sedikit Yang Dipilih

Bertobatlah sebelum terlambat.
Yesus memperingatkan: "BANYAK yang DIPANGGIL, tetapi SEDIKIT yang DIPILIH.

Ketika nanti kita akan bertemu dengan Sang Raja dari segala raja dan Dia bertanya tentang TANGGUNG JAWAB kita selama di dunia, masih bisakah kita berdalih?

Sungguh sangat MENGERIKAN sekali jika kita berpikir bahwa kita sudah SIAP MASUK SORGA tapi ditolak oleh Tuhan.

Beritakan Injil kepada orang-orang di sekitarmu. Biarkan Roh Kudus yang bekerja bagi setiap orang yang sudah mendengarkan Berita Keselamatan, TIDAK PERLU DIPERDEBATKAN dan TIDAK PERLU DIPAKSAKAN.

Tanpa Roh Kudus, tidak ada satupun manusia di dunia yang DAPAT MENGAKU dan PERCAYA bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juruselamat.

Jauhi segala yang jahat, hiduplah Kudus.
Tidak mencuri, tidak berdusta, tidak berzinah, dan menjauhi semua yang dilarang oleh Tuhan.

#RenunganHarianKristen

Hal Pengajaran Sesat

HAL PENGAJARAN SESAT

Mungkin banyak di antara kita yang sering BINGUNG dengan ayat yang tertulis pada Matius 7:21-23, untuk siapakah ayat ini ???

7:21 Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.

7:22 Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?

7:23 Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"

Tuhan Yesus sudah memperingatkan kita agar selalu WASPADA terhadap NABI-NABI PALSU. NABI PALSU adalah SERIGALA yang buas tapi mereka akan datang MENYAMAR seperti DOMBA.

Sangat jelas bahwa Tuhan Yesus memberikan peringatan kepada murid-muridnya, bahwa nanti akan ada orang-orang yang melakukan penyesatan terhadap pengajaran Tuhan yang sebenarnya, mereka ini bertindak seolah-olah sebagai nabi/ pengajar tetapi sesungguhnya mereka ini adalah penyesat-penyesat.

Dijelaskan pula dalam pasal yang lain, Tuhan Yesus memperingatkan kembali adanya nabi palsu/penyesat-penyesat dalam Matius 24:3-5,10-11.

24:3 Ketika Yesus duduk di atas Bukit Zaitun, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya untuk bercakap-cakap sendirian dengan Dia. Kata mereka: "Katakanlah kepada kami, bilamanakah itu akan terjadi dan apakah tanda kedatangan-Mu dan tanda kesudahan dunia?"

24:4 Jawab Yesus kepada mereka: "Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu!

24:5 Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Mesias, dan mereka akan menyesatkan banyak orang.

24:10 dan banyak orang akan murtad dan mereka akan saling menyerahkan dan saling membenci.

24:11 Banyak nabi palsu akan muncul dan menyesatkan banyak orang.

Seperti beberapa kali kita temukan, memang ada orang-orang yang mengklaim diri mereka itu seolah-olah nabi dan berbicara atas nama Tuhan, tetapi ajaran mereka ini sesat.

Contohnya David Koresh yang dikenal dengan "sekte Davidian Clan", Jim Jones "Sekte Jones", Marshall Applewhite "Sekte Heaven’s Gate”, Luc-Jorret “Sekte Solar Temple”, dll.

Nabi-nabi palsu diatas, berbicara atas nama Tuhan, melakukan segala sesuatu seolah-oleh demi nama Tuhan. Kegiatan inilah yang dimaksud dalam Matius 7:22-23, bahwa mereka ini berteriak Tuhan, Tuhan tetapi sebanarnya mereka ini para pelaku kejahatan.

Tuhan Yesus memberikan petunjuk bagaimana mengenali ajaran-ajaran sesat yang dilakukan nabi palsu yang tertulis dalam Matius 7:16-20 : "Jadi dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka." Tuhan Yesus memberikan perumpamaan yang baik sekali.

Kita diberitahu untuk selalu waspada terhadap pengajar-pengajar sesat, dan mengenali mereka dari "buahnya", artinya dari hasil-hasil yang mereka dapatkan dan tunjukkan.

Misalnya Sekte Children of God yang juga pernah dilarang di Indonesia ini, David Moses, orang yang di-nabi-kan di sekte itu, melakukan penyesatan dengan pengajaran "FREE SEX" dalam ibadah-ibadah mereka.

Padahal jelas sekali hal itu merupakan dosa, kebiasaan mereka ini justru bukan mencerminkan Kasih Kristus, melainkan kasih hawa nafsu. Maka untuk pengajaran tersebut dengan mudah kita menilai bahwa mereka adalah sesat/ bidat.

Berseru-seru kepada Tuhan tidak selalu dibarengi dengan iman; percaya dan hormat kepada Allah. Melainkan seringkali manusia hanya mengucapkan seruan kepada Allah secara verbally; tetapi tanpa iman dan hormat; dengan tujuan-tujuan tertentu.

Misalnya ingin mendapat pujian bahwa dia adalah orang saleh, karena tuntutan profesi karena dia adalah seorang pekerja di ladang Tuhan. Tetapi tidak sungguh- sungguh beribadah dengan iman kepada Tuhan.

Maka jelaslah Matius 7:22-23 bukan ditujukan kepada murid-murid Yesus yang setia dan menjalankan kehendakNya, tetapi kepada penyesat-penyesat yang berbicara atas nama Tuhan.
Untuk mereka ini Tuhan Yesus akan mengenyahkan mereka pada saat penghakiman nanti dengan mengatakan "Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!

#RenunganHarianKristen