Minggu, 06 Agustus 2017

Kesaksian Amy Ghazel

Setelah saya selesai mengajukan permintaan itu kepada Yesus, ruangan itu penuh dengan cahaya dan dari cahaya itu Yesus datang kepada saya di dalam tubuh manusia yang nyata. Dan Dia mengulurkan tangan-Nya. Dan dia berada dekat dengan saya, berdiri disamping tempat tidur saya. Dan Dia berkata, “Datanglah kepadaku, yang lelah dan berbeban berat, Aku akan memberikan engkau istirahat.”

Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. (Matius 11:28).

Amy : “Aku malu menjadi seorang wanita. Tuhan telah membuat kesalahan karena menciptakan aku sebagai seorang wanita. Saya ingin menjadi seorang pria.”

Amy Ghazel lahir dan dibesarkan di Syria, lahir dari keluarga Muslim. Orang tuanya dan para ulama mengajarkan perempuan itu tidak begitu berharga.

Amy : “Seringkali aku dipukuli karena mengajukan pertanyaan. Kenapa saya diciptakan sebagai perempuan yang najis ? Mengapa bahwa Alloh menciptakan saya tidak secerdas pria. Dan laki-laki berkuasa atas diriku ?”

Menurut kepercayaan keluarganya, seorang wanita tidak punya jaminan dimana dia akan menghabiskan kekekalan. Bahkan jika dia menjalani kehidupan yang baik.

Amy : “Tidak ada kasih karunia didalam Islam. Sehingga banyak perempuan didalam budaya itu, melakukan yang terbaik untuk menjadi wanita yang baik, namun jauh didalam hati mereka, mereka putus asa untuk Alloh, supaya Ia mau menerima mereka dan mengijinkan mereka untuk masuk ke Sorga.”

Amy tidak pernah merasa damai didalam Islam.

Amy : “Saya membaca Al-Quran dan merasakan seperti ada roh jahat atau seseorang dan tangannya ada di leherku sedang mencekik saya.”

Pada saat Amy berumur 18 tahun, ia dan keluarganya pindah dari Syria ke Mesir. Disana, dia secara terbuka meninggalkan Islam.

Amy : “Saya berhenti berdoa, saya berhenti berpuasa. Aku berhenti dari berbagai terlibat didalam segala macam upacara atau praktek keagamaan manapun.”

Amy belajar bahasa Inggris di perguruan tinggi dan mendapatkan pekerjaan di sebuah biro perjalanan. Sementara didalam bisnis di Amerika Serikat, dia bertemu dan menikahi seorang dokter Muslim Amerika. Tapi suaminya mulai enam bulan setelah pernikahan mereka.

Amy : “Meskipun dia bukan orang yang religius, tapi mentalitasnya sama seperti Muhammad yang suka mengendalikan wanita, dan aku sudah banyak kali secara lisan, sangat, sangat, sangat dilecehkan.”

Setelah hampir tiga tahun menikah, Amy dan suaminya bercerai.

Amy : “Aku merasa seperti orang yang gagal, karena aku telah gagal didalam semua yang aku lakukan. Aku kehilangan diri secara keseluruhan. Aku tidak tahu kenapa aku hidup disini dan mengapa saya harus hidup, mengapa saya harus meneruskan untuk hidup ?”

Ditambah lagi dia terganggu oleh konsep neraka didalam Islam.

Amy : “Saya merasa seperti saya akan mati, dan Allah akan mengirimkan malaikatnya untuk menyiksa saya, untuk menyiksaku didalam kubur. Aku tidak dapat tidur dan tak seorangpun ingin menjadi teman saya, karena wajah saya terlihat begitu menyedihkan dan hati saya penuh dengan kepahitan dan kebencian terhadap siapapun. Dan aku menjadi korban dari semua orang. Dan aku merasa jika aku memiliki keberanian untuk bunuh diri, aku akan melakukannya.”

Ketika salah satu rekan kerja Amy mengajaknya ke gereja, dia setuju untuk pergi. Tapi dia tidak percaya bahwa Yesus adalah Tuhan.

Amy : “Pada saat itu saya kebingungan : Dia adalah Tuhan. Dia adalah Anak Tuhan dan Dia adalah Manusia secara bersamaan. Dan aku berkata, ‘Tuhan, aku tidak akan tertipu lagi dan jika Yesus benar-benar Anak-Mu, dan Dia adalah Tuhan dan Dia mati di kayu salib bagiku supaya aku diampuni, Engkau harus membuktikannya kepadaku.’ ”

Beberapa bulan kemudian, Amy jatuh sakit karena batu empedu. Saat dia berbaring di kamar rumah sakit, menunggu untuk operasi, dia berteriak kepada Yesus.

Amy : “Tuhan, aku tahu Engkau dahulu telah menyembuhkan banyak orang, dan maukah Engkau datang dan menyembuhkan saya ? Jika engkau memang benar. Aku tidak mempunyai uang. Aku sendirian. Aku tidak mempunyai keluarga untuk merawat saya. Dan aku tidak bisa berjalan sendirian dengan situasi seperti ini sendirian.”

Setelah saya selesai mengajukan permintaan itu kepada Yesus, ruangan itu penuh dengan cahaya dan dari cahaya itu Yesus datang kepada saya didalam tubuh manusia yang nyata. Dan Dia mengulurkan tangan-Nya. Dan dia berada dekat dengan saya, berdiri disamping tempat tidur saya. Dan Dia berkata, “Datanglah kepadaku, yang lelah dan berbeban berat, Aku akan memberikan engkau istirahat.”

Firman yang Amy dengar di kamar rumah sakit sama dengan apa yang telah diucapkan Yesus didalam Matius 11 tapi Amy tidak pernah membaca ayat tersebut.

Amy : “Saya melihat paku di pergelangan tangan-Nya. Itu yang dijelaskan kepada saya bagaimana Dia mati di kayu salib. Dan benar-benar ketika Dia muncul kepada saya, tidak akan ada orang yang menyangkalNya bahwa Dia adalah Tuhan. Aku merasa aku begitu kotor dan penuh dosa, dan Dia adalah kudus. Dia indah, Dia benar.”

Dokter memeriksa batu empedu Amy lagi sebelum operasi. Mereka tidak bisa menemukan apapun !

Amy : “Saya sembuh karena Yesus telah menyembuhkan saya. Hasil pemeriksaannya negatif. Tidak ada batu, tidak ada infeksi dan mereka test saya secara fisik dan mereka mengijinkan aku meninggalkan rumah sakit.”

Amy mulai membaca Alkitab dan kembali ke gereja bersama temannya.

Amy : “Jadi disini, didalam hati saya, saya perlu untuk membuat komitmen dan deklarasi bahwa saya seorang Kristen dan aku akan mengikuti Kristus. Saya merasa seperti sesuatu telah diubah didalam hidup saya. Kamu tahu, rasanya seperti hidupmu telah sepenuhnya berubah. Kamu merasa baru, kamu diperbaharui, dan itulah bagaimana perasaanku.”

Amy telah di baptis dan hubungannya dengan Tuhan telah membebaskannya dari kebohongan yang dia pelajari sewaktu kecil.

Saksikan Videonya :  Kesaksian Amy Ghazel


Renungan Harian Kristen

Rabu, 05 Juli 2017

Cara Berdoa Menurut Alkitab

Cara Berdoa Menurut Perintah Tuhan Yesus dalam Alkitab.

1. Berdoalah Dengan Tekun.

Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. (Matius 7:7).

Mari kita lihat Lukas 18:1-7

Yesus mengatakan suatu perumpamaan kepada mereka untuk menegaskan, bahwa mereka harus selalu berdoa dengan tidak jemu-jemu.

Kata-Nya: "Dalam sebuah kota ada seorang hakim yang tidak takut akan Allah dan tidak menghormati seorangpun.

Dan di kota itu ada seorang janda yang selalu datang kepada hakim itu dan berkata: Belalah hakku terhadap lawanku.

Beberapa waktu lamanya hakim itu menolak. Tetapi kemudian ia berkata dalam hatinya: Walaupun aku tidak takut akan Allah dan tidak menghormati seorang pun, namun karena janda ini menyusahkan aku, baiklah aku membenarkan dia, supaya jangan terus saja ia datang dan akhirnya menyerang aku."

Kata Tuhan: "Camkanlah apa yang dikatakan hakim yang lalim itu! Tidakkah Allah akan membenarkan orang-orang pilihan-Nya yang siang malam berseru kepada-Nya? Dan adakah Ia mengulur-ulur waktu sebelum menolong mereka?

Mereka semua bertekun dengan sehati dalam doa bersama-sama,... (Kisah Para Rasul 1:14)

2. Berdoalah Secara Tersembunyi

Tetapi jika engkau berdoa, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintu dan berdoalah kepada Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu. (Matius 6:6)

3. Berdoalah Dengan Tidak Bertele-tele

Lagipula dalam doamu itu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa karena banyaknya kata-kata doanya akan dikabulkan. (Matius 6:7).

4. Berdoalah Dalam Nama Yesus

”... dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak. Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya." (Yohanes 14:13-14)

Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya. (Yohanes 15:7)

5. Berdoalah Dengan Iman dan Keyakinan Bahwa Doamu Sedang Dikabulkan

Karena itu Aku berkata kepadamu: apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu. (Markus 11:24).

6. Berdoalah Menurut Pola ”Doa Bapa Kami”

Karena itu berdoalah demikian:
Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. [Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.] (Matius 6:9-13)

7. Berdoalah Dengan Hati Mengampuni

Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu. (Matius 5:44).

Tetapi kepada kamu, yang mendengarkan Aku, Aku berkata: Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu; (Lukas 6:27)

Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga. Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu." (Matius 6:14-15)

Dan jika kamu berdiri untuk berdoa, ampunilah dahulu sekiranya ada barang sesuatu dalam hatimu terhadap seseorang, supaya juga Bapamu yang di sorga mengampuni kesalahan-kesalahanmu." (Markus 11:25)

Sebab itu, jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau, tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu. Segeralah berdamai dengan lawanmu..” (Matius 5:23-25)

8. Berdoalah Dengan Rendah Hati dan Dengan Pertobatan

”...dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami;” (Matius 6:12).

Tetapi pemungut cukai itu berdiri jauh-jauh, bahkan ia tidak berani menengadah ke langit, melainkan ia memukul diri dan berkata: Ya Allah, kasihanilah aku orang berdosa ini.
(Lukas 18:13).

Ia berkata kepada mereka: "Berdoalah supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan."
(Lukas 22:40).

9. Berdoalah Untuk Kuasa Dari Roh Kudus

”Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya." (Lukas 11:13)

”Dan Aku akan mengirim kepadamu apa yang dijanjikan Bapa-Ku. Tetapi kamu harus tinggal di dalam kota ini sampai kamu diperlengkapi dengan kekuasaan dari tempat tinggi." (Lukas 24:49)
”Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi." (Kisah Para Rasul 1:8).

10. Berdoalah Untuk Pekerjaan Tuhan

”Karena itu mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu." (Matius 9:38).

Kata-Nya kepada mereka: "Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.” (Lukas 10:2)

#RenunganHarianKristen

Bersyukur Setiap Saat

BERSYUKUR DISAAT SEMUA TERASA MUDAH, ITU BIASA.

BERSYUKUR DISAAT BANYAK UANG DAN HARTA, ITU SANGAT BIASA.

TAPI BERSYUKUR DISAAT SEMUA TERASA SUSAH, ITU BARU LUAR BIASA.

Tidak Untuk Selamanya

Hari ini mungkin banyak masalah yang kita hadapi.
Tapi PERCAYALAH...

Tidak untuk selamanya kita ada disana.
Karena kita punya Tuhan yang DAHSYAT dan LUAR BIASA, Tuhan yang mampu MEMBUKA JALAN saat Tiada Jalan.

#RenunganHarianKristen

Sorga atau Neraka ???

Akhir dunia ini hanya ada DUA : SORGA atau NERAKA.

Semua orang PASTI mau Masuk Sorga, tapi seringkali Kelakuan kita TIDAK SESUAI DENGAN SYARAT untuk menjadi WARGA SORGA.

MENCURI bukan syarat untuk menuju Sorga, tapi banyak yang mengambil dan merampas yang bukan haknya.

MENGHAKIMI bukan syarat untuk menuju Sorga, tapi banyak yang bertindak seolah-olah dirinya paling benar.

MEMBUNUH bukan syarat untuk menuju Sorga, tapi banyak yang mengakhiri Nafas Hidup orang lain yang diberikan oleh Tuhan.

SOMBONG bukan syarat untuk menuju Sorga, tapi banyak yang menyombongkan diri.

BERZINAH bukan syarat untuk menuju Sorga, tapi banyak yang melakukannya.

CINTA UANG bukan syarat untuk menuju Sorga, tapi banyak yang rela mengorbankan segalanya demi mendapatkan uang.

MEMBENCI SESAMA bukan syarat untuk menuju Sorga, tapi banyak yang membenci sesamanya hanya karena merasa tidak sejalan dengan apa yang dia inginkan, bahkan tanpa alasan yang jelas.

FITNAH bukan syarat untuk menuju Sorga, tapi banyak yang melakukannya meskipun dia tau fakta yang sebenarnya.
..................
Secara lahiriah banyak orang yang menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. (2 Timotius 3:5).

"Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga. (Matius 21:7).
...................

#RenunganHarianKristen

Banyak Yang Dipanggil Tetapi Sedikit Yang Dipilih

Bertobatlah sebelum terlambat.
Yesus memperingatkan: "BANYAK yang DIPANGGIL, tetapi SEDIKIT yang DIPILIH.

Ketika nanti kita akan bertemu dengan Sang Raja dari segala raja dan Dia bertanya tentang TANGGUNG JAWAB kita selama di dunia, masih bisakah kita berdalih?

Sungguh sangat MENGERIKAN sekali jika kita berpikir bahwa kita sudah SIAP MASUK SORGA tapi ditolak oleh Tuhan.

Beritakan Injil kepada orang-orang di sekitarmu. Biarkan Roh Kudus yang bekerja bagi setiap orang yang sudah mendengarkan Berita Keselamatan, TIDAK PERLU DIPERDEBATKAN dan TIDAK PERLU DIPAKSAKAN.

Tanpa Roh Kudus, tidak ada satupun manusia di dunia yang DAPAT MENGAKU dan PERCAYA bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juruselamat.

Jauhi segala yang jahat, hiduplah Kudus.
Tidak mencuri, tidak berdusta, tidak berzinah, dan menjauhi semua yang dilarang oleh Tuhan.

#RenunganHarianKristen