Minggu, 27 Desember 2009

Doa Mujizat

Bagaimana cara mendapatkan mujizat? Pertanyaan ini seringkali kita pertanyakan dalam kehidupan sehari-hari, baik itu dalam hati, bertanya kepada pendeta, bertanya kepada teman, atau kepada setiap orang yang kita rasa mampu untuk menjawabnya. Sebelum kita membahas lebih jauh tentang cara mendapatkan mujizat, ada baiknya kita mengerti terlebih dahulu pengertian mujizat. Mungkin banyak diantara kita yang belum mengerti arti mujizat. Bagi Anda yang belum mengerti dan memahami pengertian mujizat, pada kesempatan ini saya akan menjelaskan arti mujizat secara umum. Mujizat adalah : Suatu perbuatan TUHAN yang tidak dapat dijangkau oleh akal dan pikiran manusia pada saat keadaan sangat sulit, terancam, dan tidak ada jalan keluar.

Apakah Anda merasa belum mengalami mujizat? Ya, setiap manusia pasti mengalami hal ini. Kita ngotot untuk mencari mujizat TUHAN, rasanya sudah tidak ada harapan, tidak ada jalan keluar, dan hampir tidak kuat lagi mengalami berbagai masalah. Sehingga bagi yang tidak kuat pasti akan bersungut-sungut.

Bagaimana cara TUHAN mendatangkan mujizat?  Hal ini perlu Anda ketahui, bahwa TUHAN mendatangkan mujizat melalui berbagai macam masalah, pergumulan, problem, penderitaan, kesengsaraan, persoalan, penganiayaan, dan sejenisnya. Kalau Anda cepat belajar dan mengerti maksud TUHAN, maka seperti Yusuf, Anda akan cepat lulus dan memperoleh mujizat lebih cepat. Tapi jika Anda tidak mau belajar, mau enaknya saja, maka ketika proses mendatangkan mujizat itu berlangsung (alias mengalami hal-hal yang tidak menyenangkan) maka ia akan berlaku seperti orang Israel, bersungut-sungut kepada TUHAN dan berteriak-teriak menuduh TUHAN, “TUHAN tidak adil! TUHAN tidak adil!”

Akibatnya? Apakah tidak terjadi mujizat? Saudara, mujizat tetap terjadi. Tapi percuma, biarpun mujizat datangnya berkali-kali di hadapan orang Israel : laut terbelah, air keluar dari batu, manna dari surga, daging burung puyuh, tiang awan dan tiang api, mata air pahit menjadi tawar, dan macam-macam lagi tapi mereka tetap tidak bisa melihatnya. Yang terlihat Cuma masalah dan masalah terus-terusan. Ya, mereka akan tambah stress.

TUHAN berfirman kepada Musa : “Berapa lama lagi bangsa ini menista Aku, dan berapa lama lagi mereka tidak mau percaya kepada-Ku, sekalipun sudah ada segala tanda mujizat yang Kulakukan di tengah-tengah mereka! (Bilangan 14 : 11).
Dan meskipun Yesus mengadakan begitu banyak mujizat di depan mata mereka, namun mereka tidak percaya kepada-Nya. (Yohanes 12 : 37).

Mata hati mereka dibutakan iblis karena sungut-sungut mengundang iblis untuk menipu pikiran mereka. Walhasil, habislah seluruh generasi kaum Israel, generasi pertama yang keluar dari Mesir. Binasa di tengah masalah, mereka tidak mengalami mujizat terbesar di depan mata mereka, Tanah Perjanjian. Tapi saya percaya, kita semua pasti mau merasakan mujizat TUHAN dan masuk ke Tanah Perjanjian, keadaan berkelimpahan.

Engkau telah membawa umat-Mu Israel keluar dari tanah Mesir dengan tanda-tanda dan mujizat-mujizat, dengan tangan yang kuat dan lengan yang teracung dan dengan kedahsyatan yang besar. (Yeremia 32 : 21).

Maka kalau Anda ingin menuai mujizat, maka Anda harus menabur iman untuk mendapatkan mujizat. Kapan? Ketika Anda mengalami masalah. Perlu Anda ingat bahwa mujizat terbesar hanya dimiliki oleh TUHAN karena TUHAN adalah sumber segala macam mujizat  terbesar.

Kita sudah mengetahui bahwa TUHAN adalah sumber berbagai macam mujizat. Lalu bagaimana cara memperoleh mujizat dari TUHAN? Jawabannya adalah, minta kepada TUHAN. Bagaimana cara memintanya? Hanya ada satu cara, “BERDOA”. Lalu bagaimana kita tahu doa kita di dengar TUHAN?



Artikel Terkait :


Artikel Terkait:

Comments