Senin, 26 Desember 2011

MERESPONS TEGURAN

Bacaan Alkitab : 2 Samuel 12:1-25
Memang tiap-tiap ganjaran pada waktu ia diberikan tidak mendatangkan sukacita, tetapi dukacita. Tetapi kemudian ia menghasilkan buah kebenaran yang memberikan damai kepada mereka yang dilatih olehnya. (Ibrani 12:11)

Bukan hal yang menyenangkan apabila ada orang lain mulai mengkritik atau menegur cara hidup dan cara pandang kita terhadap suatu hal. Kritikan dan teguran seringkali mendorong kita untuk bersikap antipati tanpa memikirkan maksud yang sebenarnya. tak jarang pula hal itu dapat membuat kita marah atau emosi pada orang tersebut . Padahal tidak semua apa yang kita lakukan benar dan tidak semua kritikan bertujuan menjatuhkan kita. Kadangkala, kritikan dan tegoran merupakan bukti perhatian yang diberikan seseorang kepada kita. Hal yang perlu mendapat perhatian ketika akan memberi nasehat, tegoran, atau kritik adalah cara penyampaian dan waktu yang tepat sehingga orang lain bisa lebih menerima apa yang disampaikan , bukan malah bersikap antipati atau emosi.

Melalui renungan hari iniada dua hal yang dapat kita pelajari, yaitu :
  1. Nabi Natan adalah seorang nabi yang memakai hikmat dalam menyampaikan tegoran kepada raja Daud sehingga Daud pun menyadari kesalahannya. Dengan lemah lembut ia menunjukkan kesalahan Daud tanpa menjatuhkan wibawa Daud sebagai seorang raja.
  2. Respons Daud saat teguran tersebut disampaikan, ia tidak marah kepada Natan, sebaliknya dengan rendah hati mau menyadari kesalahannya dan langsung memohon pengampunan dari Tuhan. Sikap Daud yang terbuka membantunya segera menemukan solusi.

Saudara yang terkasih di dalam Yesus Kristus, apabila hari ini kita menerima teguran atau kritikan dari orang lain, hal pertama yang perlu kita lakukan adalah sabar dan tenang. Jangan langsung mengambil sikap antipati karena belum tentu teguran itu bertujuan untuk menjatuhkan kita, meskipun kadangkala cara yang digunakan tidak berkenan di hati kita dan waktunya kurang tepat. Dan ingatlah selalu bahwa ada kemungkinan teguran tersebut dapat mendatangkan kebaikan bagi kita. Oleh sebab itu cobalah kita dengan berbesar hati menerimanya tanpa harus berdebat atau menyangkalnya. Siapa tahu, memang kita yang harus memperbaiki diri. Jika ini yang terjadi, bukankah kita akan bersyukur?


Orang yang rendah hati adalah orang yang mau menerima teguran orang lain dengan besar hati.

Renungan Harian Kristen

Kamis, 01 Desember 2011

HIDUP ADALAH PILIHAN

Bacaan Alkitab : Kejadian 37:1-11

"......kepadamu kuperhadapkan KEHIDUPAN dan KEMATIAN, BERKAT dan KUTUK. Pilihlah kehidupan, supaya engkau hidup, baik engkau maupun keturunanmu....." (Ulangan 30:19).

Kondisi keluarga, sedikit banyaknya mempengaruhi kehidupan seorang anak, walaupun hal ini tidak mutlak. Hal yang sama juga dialami oleh Yusuf ketika ia masih muda. Keluarganya bisa dikatakan "kacau". Ayahnya, Yakub; dikenal sebagai penipu ulung, pilih kasih terhadap anak-anaknya. Dan hal ini menyebabkan timbulnya IRI dan DENGKI dalam keluarganya.

Sebenarnya Yusuf punya alasan yang kuat untuk menyalahkan dan membenci keluarganya. Tapi Yusuf tidak melakukan hal itu karena ia SADAR bahwa. HIDUP itu adalah PILIHAN dan KEPUTUSAN. Dia sama sekali tidak terpengaruh dengan masa lalunya. Dia tidak mau melemahkan VISI yang Allah berikan kepadanya, yaitu : Menjadi pemimpin di masa depan (Kej. 37:5-9).

Mungkin saat ini kita sedang mengalami kondisi keluarga yang menyedihkan, orangtua RIBUT setiap hari, orangtua mau CERAI, masa lalu yang suram karena mungkin dulu kita lahir karena "kecelakaan", dan masih banyak HAL BURUK lainnya.

JANGAN IJINKAN MASA LALU MEMBUATMU MENGASIHANI DIRI SENDIRI dan MEMATIKAN POTENSIMU UNTUK MENJADI PAHLAWAN ALLAH.

Mungkin ada yang bertanya, "Bagaimana Caranya?"

PERTAMA : Percayalah bahwa Tuhan MAU dan SANGGUP mengubah kehidupanmu. Serahkan hidup sepenuhnya kepada Tuhan karena Dia mengasihimu.

KEDUA : Percayalah bahwa Dia sudah mengenalmu sejak dari dalam kandungan dan punya rencana spesial untukmu. Bertanyalah dan jalinlah kedekatan dengan bersekutu secara pribadi dengan-Nya.

KETIGA : Percayalah bahwa rancangan Tuhan selalu mendatangkan damai sejahtera dan masa depan yang penuh harapan. Ijinkan Dia memimpin langkah-langkah hidupmu.

KEEMPAT : Semuanya adalah KEPUTUSAN dan PILIHAN pribadimu. Allah memberikan pilihan, yakni Kehidupan dan Kematian, dan kita harus mengambil keputusan untuk memilihnya. Karena keputusan dalam menentukan pilihan, juga akan menentukan MASA DEPAN kita.

Tentukan Pilihanmu...!!!

*** Tuhan Memberkati ***

01 Februari - KEBAIKAN HATI
02 Februari - DALAM NAMA YESUS
03 Februari - THEISTIST
05 Februari - ALFA DAN OMEGA
06 Februari - JANGAN KUATIR
07 Februari - KEBEBASAN
08 Februari - STEPHANOS
09 Februari - KEAJAIBAN KECIL
11 Februari - ORANG-ORANG SISA
13 Februari - BERTAHAN
14 Februari - RESIKO IMAN
15 Februari - KEMERDEKAAN
16 Februari - BEDA
17 Februari - TO BE NUMBER ONE ?
18 Februari - MARAH
20 Februari - KEKUATAN SEPATAH KATA
21 Februari - MENGASAH
23 Februari - JODOH
24 Februari - BERKAT
26 Februari - CINTA ITU TERUS HIDUP
27 Februari - JIKA AYAH SIBUK
28 Februari - HIDUP ADALAH PILIHAN