Jumat, 27 November 2015

Yesus Adalah Tuhan





- Manusia rela tinggalkan YESUS demi UANG.
- Manusia rela tinggalkan YESUS demi HARTA.
- Manusia rela tinggalkan YESUS demi JABATAN.
- Manusia rela tinggalkan YESUS demi sebuah POPULERITAS.
- Manusia rela tinggalkan YESUS demi PUJIAN dari manusia.
- Manusia rela tinggalkan YESUS karena TAKUT DIKUCILKAN.


Mereka lebih mementingkan DUNIAWI daripada SORGAWI.

Saudaraku, WASPADALAH...!
Iblis tidak pernah berhenti bekerja untuk menjerat manusia masuk ke dalam jurang Maut.

Percayalah, YESUS adalah TUHAN. (Yohanes 13:13).

Perhatikan perkataan Tuhan Yesus ini dan SUDAH MULAI DIGENAPI :
"Kamu akan dikucilkan, bahkan akan datang saatnya bahwa setiap orang yang membunuh kamu akan menyangka bahwa ia berbuat bakti bagi Allah" (Yohanes 16:2).

===========================
Follow Instagram : @RHK_Kristen
===========================

Bukan Agama Yang Menyelamatkan

KESELAMATAN bukan karena kita Kristen.
Keselamatan ada karena Yesus yang sudah berkuasa atas dunia. Maka agama tidak menyelamatkan tetapi Kristus menyelamatkan kita.

Agama tidak bisa berbuat apa-apa, Yesus berbuat bagi kita. Kristus berkata Akulah kebenaran, yang membenarkan, sehingga manusia berdosa menjadi benar di hadapan Allah Bapa dan bisa mendapat keselamatan.

Jadi kita BENAR bukan karena kita benar. Kita benar karena kita DIBENARKAN oleh Kristus. Kalau pun kita ke sorga karena benar, itu karena SUDAH DIBENARKAN OLEH YESUS.

Mestinya kita ke NERAKA, Yesus menggantikan kita.
Jadi Dia yang dihukum disalib. 


Mestinya kita yang MATI, tetapi Dia yang mati.
Ini kekuatan dalam kekristenan.

Mestinya darah kita yang TERTUMPAH, tetapi darah-Nya tertumpah supaya kita benar di dalam percaya kepada Dia.

Itu sebabnya jangan pernah menepuk dada, merasa hebat hanya karena melayani Dia. Apa pun yang kita lakukan, tidak ada apa-apanya dibandingkan Dia yang sudah membenarkan kita.

Maka bersyukurlah jika Dia membenarkan kita: Aku kebenaran yang membenarkan engkau, BUKAN KARENA ENGKAU LAYAK DIBENARKAN tetapi karena KASIH KARUNIA.

HALELUYA...

Sabtu, 21 November 2015

Allah Sumber Kuatku

Ada kalanya kita merasa LETIH menghadapi semua PERMASALAHAN hidup.
.
Masalah yang satu belum selesai, muncul MASALAH BARU.
Mungkin kita sering KECEWA dan PUTUS ASA.
.
Tapi ingatlah, masih ada TUHAN yang selalu MEMBERIKAN KEKUATAN.
.
Selamat Pagi Sahabat-sahabatku...
Tuhan Yesus Memberkati....
.
==========================
Follow Instagram: @RHK_Kristen
==========================

Jumat, 20 November 2015

Janji Tuhan Ya dan Amin



Janji Tuhan itu YA dan AMIN.
.
Apa yang engkau miliki dan kerjakan saat ini dan hari yang akan datang adalah sesuatu yang memang DIJANJIKAN untuk kita terima, sehingga kita bekerja dengan IMAN dan DIBERKATI berhasil.
.
Itu sebabnya, jika ada tantangan, engkau TIDAK AKAN MUNDUR, karena engkau SUKSES bukan karena ditantang, tapi engkau sukses karena DIJANJIKAN.
.
Walaupun saat ini engkau belum mendapatkan apa yang diharapkan, engkau TIDAK KECEWA.
.
Karena engkau tahu bahwa apa yang dijanjikan kepadamu PASTI DIGENAPI dan selalu LEBIH BAIK.


===========================
Follow Instagram : @RHK_Kristen
===========================

Kamis, 19 November 2015

Bersama Yesus Selalu Ada Jalan


Percayalah bahwa YESUS akan selalu memberkatimu.
Dan apabila engkau percaya diberkati, engkau tidak akan GONCANG, tidak akan KUATIR, dan tidak akan STRESS.
.
Walaupun lagi susah, tapi hatimu tetap percaya dan berkata : "AKU AKAN DIBERKATI".
.
Engkau TIDAK AKAN GOYAH karena keadaan, karena mendengar yang tidak baik, karena perasaan, dan karena melihat yang mengkuatirkan.
.
Tapi engkau mengetahui bahwa apa yang YESUS kerjakan adalah pekerjaan yang GENAP dan TIDAK BISA DIUBAH.
.
Dan itu disediakan bagimu supaya engkau menerimanya dan memperolehnya dengan SEMPURNA.
.
Bersama YESUS selalu ada JALAN.
.
Terpujilah Tuhan kita, YESUS KRISTUS.
Segala Puji, Hormat, dan Kemuliaan hanya bagi-NYA.


===========================
Follow Instagram : @RHK_Kristen
===========================

Jangan Mengeluh





Tidak perlu MENGELUH atas keadaanmu.
Tidak perlu KECEWA terhadap masalahmu.
Tidak perlu BERSEDIH dengan pergumulanmu.
.
BERDOALAH terus, terus dan terus.
JANGAN BERHENTI berharap dan minta pertolongan dari Tuhan.
.
Tidak ada yang dapat kita lakukan saat ini selain BERDOA dan BERSERAH.
.
BERSERAH bukan berarti MENYERAH.
Berserah karena kita tahu bahwa Tuhan yang pegang kendali atas hidup kita.
.
BERDOA tidak pernah setara dengan BEKERJA.
BERDOA karena kita percaya bahwa apa yang kita doakan SUDAH KITA TERIMA.

Tuhan Yesus Memberkatimu.

Tuhan Maha Mengetahui

Tuhan tahu apa yang kau butuhkan.
Tuhan tahu apa yang kau perlukan.

DIA lebih besar dari kebutuhanmu.
DIA lebih besar dari penyakitmu.
DIA lebih besar dari semua masalahmu.

Pertolongan-Nya tidak pernah terlambat.
Dan pertolongan-Nya LEBIH CEPAT dari "kecepatan cahaya".
DIA hanya mau agar engkau PERCAYA SAJA KEPADA KUASA-NYA.

Buang segala BENIH YANG JAHAT dari hatimu.
BERKAT-NYA BERLIMPAH ATASMU.
HALELUYA.

Mengapa Banyak Yang Dipanggil Tetapi Sedikit Yang Dipilih ?


Ayat Alkitab : Matius 22:1-14
Sebab banyak yang dipanggil, tetapi sedikit yang dipilih.(Matius 22:14).

Kenapa dipanggil tapi tidak dipilih? Mungkin pertanyaan ini sering kita dengar atau bahkan kita sendiri pernah menanyakannya.

Jika kita mau sedikit lebih mengerti tentang kehendak Tuhan, kita akan mengerti arti kalimat diatas.
Seperti kita ketahui bahwa YESUS sering memakai perumpamaan dalam pengajaran-Nya untuk menggambarkan seperti apakah Kerajaan Sorga itu. Lebih dari sepertiga pengajaran Yesus di Injil dalam bentuk perumpamaan. 

Perumpamaan adalah pengajaran dalam bentuk cerita–cerita yang bermaksud untuk menjelaskan hal-hal yang tersembunyi, khususnya cerita-cerita yang mengandung hal-hal yang nyata dalam kehidupan manusia sehari-hari-hari. 

Sekarang mari kita pelajari perumpamaan Tuhan Yesus yang tertulis dalam Matius 22:1-14.  Ada beberapa respon dari orang-orang yang diundang untuk datang masuk Kerajaan Sorga yaitu :

1. Tidak Mau Datang 

Banyak yang diundang tapi mereka menolak untuk datang (Matius 22:1-3). Berita tentang Kerajaan Sorga pertama kali ditujukan kepada orang-orang Yahudi, bangsa pilihan Allah. Mereka adalah orang-orang yang telah diundang, tetapi mereka menolak dan tidak mau datang. 

Perhatikan ayat 3 : Ia menyuruh hamba-hambanya memanggil orang-orang yang telah diundang ke perjamuan kawin itu, tetapi orang-orang itu tidak mau datang

Apa maksud “memanggil orang-orang yang telah diundang”? Ini adalah kebiasaan Timur yang terdiri atas undangan pertama dan undangan kedua pada saat perayaan. Orang-orang yang diundang, jelas disini adalah orang-orang Israel, namun tidak ada yang mau datang. Tamu-tamu yang istimewa ini adalah bangsa Israel yang menantikan Mesias seperti yang dinubuatkan dalam PL, namun ketika perjamuan kawin sudah siap, Mesias sudah datang, mereka (terus menerus) menolak untuk datang, menolak untuk percaya bahwa Yesus adalah Mesias yang diutus Allah, Anak Allah , Firman Allah yang telah menjadi manusia (Yoh 1:1,14), baca Matius 23: 37-38.

2. Tidak Peduli Dengan Hal Rohani Kerajaan Surga 

Perhatikan ayat 4-5 : Ia menyuruh pula hamba-hamba lain, pesannya: Katakanlah kepada orang-orang yang diundang itu: Sesungguhnya hidangan, telah kusediakan, lembu-lembu jantan dan ternak piaraanku telah disembelih; semuanya telah tersedia, datanglah ke perjamuan kawin ini. Tetapi orang-orang yang diundang itu tidak mengindahkannya; ada yang pergi ke ladangnya, ada yang pergi mengurus usahanya, .... 

Dari ayat 4-5 kita bisa lihat, sang raja menyuruh hamba-hambanya untuk mengundang mereka lagi, namun mereka juga menolak undangan kedua ini, orang-orang ini tidak mengindahkannya, menganggap Kerajaan Surga itu tidak penting, hal yang rohani yang berhubungan dengan keselamatan setelah mati tidak penting, mereka lebih mementingkan ladangnya, usahanya (bisnis, dagang) yang sifatnya sementara.


3. Memberontak Dengan Kekerasan

Perhatikan ayat 6 : dan yang lain menangkap hamba-hambanya itu, menyiksanya dan membunuhnya.

Undangan kedua dari raja ini melalui hamba-hambanya kepada orang Israel malah dibalas dengan kekerasan, mereka menangkap hamba-hamba tersebut, menyiksa, dan membunuh mereka. Bandingkan perlakukan orang Yahudi terhadap Yohanes pembaptis (Matius 21:25), Stefanus (Kisah 7:59), Yakobus (Kisah 12:2) bahkan terhadap Tuhan Yesus sendiri, disalibkan sampai mati. Yesus mengecam pemberontakan Israel ini dalam Mat 23: 33-34.

Akibat dari penolakan, ketidak pedulian bahkan pemberontakan dengan kekerasan dari Israel, yang adalah umat pilihan Allah maka pada Ayat 7, raja itu murka, dan memerintahkan pembinasaan kota mereka. Banyak penafsir mengatakan ini adalah sebuah nubuat tentang penghancuran Yerusalem pada tahun 70 Masehi. Tentara Roma dibawah pimpinan Jenderal Titus didalam perumpamaan ini dianggap sebagai alat Allah (pasukanNya). 

4. Menerima Undangan Tapi Tidak Bertanggung Jawab

Perhatikan ayat 8-10 : Sesudah itu ia berkata kepada hamba-hambanya: Perjamuan kawin telah tersedia, tetapi orang-orang yang diundang tadi tidak layak untuk itu. Sebab itu pergilah ke persimpangan-persimpangan jalan dan undanglah setiap orang yang kamu jumpai di sana ke perjamuan kawin itu. Maka pergilah hamba-hamba itu dan mereka mengumpulkan semua orang yang dijumpainya di jalan-jalan, orang-orang jahat dan orang-orang baik, sehingga penuhlah ruangan perjamuan kawin itu dengan tamu.

Pada ayat 8-10, Raja itu memerintahkan hamba-hambanya utuk pergi ke persimpangan-persimpangan jalan (undangan ketiga). Pada umumnya yang dimaksudkan disini adalah pemberitaan Injil Kerajaan Allah bagi orang-orang non-Yahudi, tidak eksklusif lagi kepada bangsa Yahudi tetapi semua suku bangsa di undang (Mat 28: 19-20) yang tampaknya jelas, demikian juga dalam Lukas 14:23).

Masalahnya walaupun Allah meluaskan undangan ANUGERAH KESELAMATAN dari Kerajaan Surga melalui Yesus Kristus kepada semua suku bangsa secara universal, tidak eksklusif kepada bangsa Yahudi, di dalam Yesus Kristus tidak ada etnocentris dalam Kerajaan Surga, bukan berarti undangan anugerah itu meniadakan tanggung jawab moral dan etika dan syarat-syarat kebenaran untuk menjadi warga Kerajaan Sorga.

Kita lihat pada ayat 11, ketika raja itu masuk bertemu dengan tamu-tamu, ia melihat seorang yang tidak berpakaian pesta. Hai, saudara, bagaimana engkau masuk kemari dengan tidak mengenakan pakaian pesta? Tetapi orang itu diam saja. 

Saudara-saudara, kalau di gereja orang-orang Kristen yang sudah menerima anugerah keselamatan dan hanya diajarkan “sekali selamat tetap selamat”, “once saved is always saved”, ( Perseverence of the Saints), mengabaikan tanggung jawab untuk menjaga kekudusan, hidup dalam kekudusan oleh Roh Kudus (Progressif Sanctification), membenci dosa, tidak hanya menekankan satu sisi dari koin, yaitu posisi kekudusan dalam Kristus, pembenaran dalam Kristus, akibatnya orang-orang ini masih bisa berdalih, mencari-cari alasan. 
  • Mengapa tidak pergi ibadah? Sibuk.
  • Mengapa mabuk-mabukan? Biar aliran darah lancar.
  • Mengapa berjinah? “Kan roh penurut daging lemah”.
  • Mengapa berkata-kata kotor? Cuma bercanda.
  • Mengapa berkelahi? Dia lebih dulu yang salah.
  • Mengapa nonton pornografi? “Kan hiburan sekali-sekali”
  • Atau memakai alasan doktrin teologis “Sekali Selamat Tetap Selamat” walaupun hidupnya ”seperti pakaian compang-camping”.
Orang-orang seperti ini harus di ingatkan ayat ini : “Saudara-saudaraku yang kekasih, sekarang kita adalah anak-anak Allah, tetapi belum nyata apa keadaan kita kelak; akan tetapi kita tahu, bahwa apabila Kristus menyatakan diri-Nya, kita akan menjadi sama seperti Dia, sebab kita akan melihat Dia dalam keadaan-Nya yang sebenarnya” Setiap orang yang menaruh pengharapan itu kepada-Nya, menyucikan diri sama seperti Dia yang adalah suci (1 Yoh 3:3) atau ayat ini “Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorangpun akan melihat Tuhan (Ibrani 12 : 14). 

Ketika nanti kita akan bertemu dengan Sang Raja dari segala raja dan Dia bertanya tentang tanggung jawab kita selama di dunia, masih bisakah kita berdalih? Mengerikan sekali kalau kita berpikir kita sudah siap masuk surga tapi ditolak oleh Tuhan, …ikatlah kaki dan tangannya dan campakkanlah orang itu kedalam kegelapan yang paling gelap, disanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi. Neraka itu nyata! Tidak hanya sorga itu nyata. 

Bertobatlah sebelum terlambat! Yesus memperingatkan: “Banyak yang dipanggil, tetapi sedikit yang dipilih! Ini adalah maksud utama dari perumpamaan ini, (bandingkan dengan Mat 20:16, orang yang terakhir akan menjadi yang terdahulu dan yang terdahulu akan menjadi yg terakhir).

Karena Yesus sendiri sudah memperingatkan walaupun banyak yang diundang, banyak yang dipanggil, bangsa Yahudi sekalipun, yang adalah bangsa pilihan Allah, bisa ditolak, tidak dipilh, karena respon mereka yang salah terhadap Yesus, Mesias yang mereka nanti-nantikan, begitu juga kita jangan sampai kita menolak untuk datang kepada Yesus, tidak peduli dengan Yesus, berontak kepada Yesus, dan tidak bertanggung jawab sebagai orang Kristen yang sudah menerima anugerah penebusan, akibatnya adalah kita bisa tidak dipilih untuk masuk ke dalam Kerajaan Surga.
 

Selasa, 17 November 2015

Jangan Pikirkan Caranya

Tuhan lebih dari sanggup memberikan JALAN KELUAR.
JANGAN PUSING memikirkan caranya, urusan kita hanya PERCAYA dan IKUT TUHAN.

Berapa Banyak Firman Yang Kita Lakukan

Bukan seberapa banyak firman yang kita TAHU,

tapi BERAPA BANYAK FIRMAN yang kita lakukan, yaitu melakukan KEHENDAK TUHAN.

Tidak Cukup Kesungguhan

Bukan kurangnya DOA yang membuat Tuhan tidak mengabulkan permintaan kita, tetapi tidak cukupnya kesungguhan kita dalam berdoa.

Senin, 16 November 2015

Tuhan Kubu Pertahananku

Orang yang duduk dalam lindungan Yang Mahatinggi dan bermalam dalam naungan Yang Mahakuasa akan berkata kepada TUHAN: "Tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, Allahku, yang kupercayai."