Tampilkan postingan dengan label Yesus Adalah Tuhan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Yesus Adalah Tuhan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 05 Juni 2018

KAMU AKAN DIKUCILKAN

Kita harus BERSYUKUR menjadi Pengikut Kristus.
Semua Firman-Nya YA dan AMIN, dan semua akan DIGENAPI.

Itu sebagai BUKTI bahwa DIA adalah Tuhan yang sesungguhnya, yang empunya KERAJAAN SORGA.


Mari sahabat-sahabat RHK, kita doakan bangsa ini agar tetap dalam perlindungan Tuhan.
Jauhkan rasa amarah dan panas hati, karena kita tahu bahwa semua yang telah terjadi dan yang akan terjadi adalah PENGGENAPAN dari Firman Tuhan.

Kuatkan hatimu, kuatkan imanmu, tetap teguh di dalam Yesus.
Suatu saat nanti, kita yang percaya akan BERKUMPUL di SORGA, kekal sampai selama-lamanya.

Terpujilah Tuhan Yesus Kristus...


#RHK
#RenunganHarianKristen
#YesusKristusTuhan

Minggu, 28 Mei 2017

BUKTI YESUS ADALAH TUHAN

  • Apakah Yesus adalah Tuhan?
  • Apa buktinya? 
  • Mana ayatnya?
  • Tunjukkan bahwa Yesus pernah menyuruh murid-murid Nya untuk menyembah Dia.
Kita seringkali mendengar dan membaca pertanyaan-pertanyaan seperti ini. Banyak orang yang selalu mencari-cari kesalahan dan celah tentang Ke-Tuhanan Yesus. Bagi pengikut Kristus, bukti ini tidak diperlukan karena kita percaya meskipun tidak melihat.

Dalam sebuah kerajaan, seorang raja tidak harus mengucapkan dengan mulutnya bahwa dirinya adalah raja. Karena tanpa diucapkan olehnya, semua rakyat sudah mengetahui siapa rajanya.

Meskipun banyak rakyat dalam kerajaan tersebut tidak pernah melihat secara langsung sang raja, tetapi mereka percaya bahwa sang raja itu ada di dalam istana, dan yang pasti rakyat mengetahui nama sang raja tersebut.

Dengan tindakan, peraturan, dan keamanan yang ada di negerinya, itu adalah sebagai bukti bahwa itu semua adalah perintah dan kebijakan dari sang raja, dan rakyat pasti percaya meskipun rakyat tidak bertemu secara langsung dengan sang raja.

Demikian juga halnya dengan Yesus, kita yakin dan percaya bahwa Yesus adalah Tuhan dan Raja kita, karena banyak bukti yang menjelaskannya.

BUKTI-BUKTI  KETUHANAN  YESUS KRISTUS

1. Kristus memiliki dan menunjukkan sifat-sifat Keilahian-Nya. Kristus berdasarkan pengakuan-Nya sendiri memiliki sifat-sifat yang hanya dimiliki oleh Allah, yaitu: 
  1. Kekekalan : Ia mengaku sudah ada sejak kekal (Yohanes 8:58; 17:5).
  2. Mahahadir : Ia mengaku hadir di mana-mana (Matius 18:20; 28:20).
  3. Mahatahu : Ia memperlihatkan pengetahuan tentang hal-hal yang hanya dapat diketahui jika Ia Mahatahu (Matius16:21; Lukas 6:8; 11:7; Yohanes 4:29).
  4. Mahakuasa : Ia memperagakan dan menyatakan kekuasaan satu Pribadi yang Mahakuasa (Matius 28:20; Markus 5:11-15; Yohanes 11:38-44).
Sifat-sifat Ilahi yang lain dinyatakan bagi diri-Nya oleh orang lain (misal "Tak Berubah" -- Ibrani 13:5), tetapi apa yang dikutip di atas tadi adalah apa yang diakui oleh-Nya bagi diri-Nya sendiri.

2. Kristus melakukan tindakan-tindakan yang hanya dilakukan oleh Allah. Perhatikanlah perkerjaan dan tindakan yang dilakukan oleh Kristus berikut ini: 
  1. Pengampunan : Ia mengampuni dosa selama-lamanya. Manusia mungkin dapat melakukannya untuk sementara,namun Kristus memberikan pengampunan kekal (Markus 2:1-12).
  2. Kehidupan : Ia memberikan kehidupan rohani kepada barang siapa yang dihendaki-Nya (Yohanes 5:21); 
  3. Kebangkitan : Ia akan membangkitkan orang mati (Yohanes 11:43).
  4. Penghakiman : Ia akan menghakimi semua orang (Yohanes 5:22, 27).
Lagi-lagi, semua contoh di atas adalah hal-hal yang Ia lakukan atau pengakuan yang diucapkan-Nya sendiri, bukan orang lain.

3. Kristus diberi Nama-nama dan Gelar-gelar Ke-Allahan.

3a. Anak Allah 

Tuhan kita mempergunakan gelar bagi diri-Nya (meskipun hanya kadang-kadang, Yohanes 10:36), dan Ia mengakui kebenarannya ketika dipergunakan oleh orang lain untuk menunjuk kepada-Nya (Matius 26:63- 64). Apakah artinya? Meskipun frase "anak dari" dapat berarti "keturunan dari", hal ini juga mengandung arti "dari kaum". 

Jadi, dalam Perjanjian Lama "anak- anak para nabi" berarti dari kaum nabi (1 Raja-raja 20:35), dan “anak- anak penyanyi” berarti kaum penyanyi (Nehemia 12:28). Petunjuk "Anak Allah" apabila dipergunakan untuk Tuhan kita, berarti dari “kaum Allah dan merupakan suatu klaim yang kuat dan jelas untuk Keallahan yang penuh”. 

Dalam penggunaan di antara orang Yahudi, perkataan "Anak (dari)..." umumnya tidak berarti suatu pembawahan, tetapi lebih kepada persamaan dan jati diri hakikat. Contoh, nama “anak penghiburan” (Kisah Para Rasul 4:36) tak pelak lagi berarti, “si penghibur”. "Anak-anak guruh” (Markus 3:17) mungkin sekali berarti “penggeledek”. 

“Anak Manusia”, terutama sebagaimana berlaku untuk Kristus dalam Daniel 7:13 dan selalu dalam Perjanjian Baru, hakikatnya berarti "Orang yang Mewakili". Jadi, bagi Kristus untuk mengatakan, “Akulah Anak Allah” (Yohanes 10:36) dianggap oleh orang-orang pada masa-Nya sebagai memperkenalkan diri-Nya sebagai Allah, sejajar dengan Bapa, yang menurut mereka tidak layak.

3b. Tuhan dan Allah 

Yesus disebut Yahweh dalam Perjanjian Baru. Hal ini menunjukkan Ke-Allahan-Nya yang penuh (bandingkan Lukas 1:76 dengan Maleakhi 3:1 dan Amsal 10:13 dengan Yoel 2:32). Ia juga disebut Allah (Yohanes 1:1; 20:28; Ibrani 1:8), Tuhan (Matius 22:43-45), dan Raja di atas segala raja dan Tuhan di atas segala tuan (Wahyu 19:16).

4. Kristus Mengakui diri-Nya sebagai Allah. 

Mungkin peristiwa yang paling kuat dan jelas tentang pengakuan ini, terjadi pada waktu hari raya pentahbisan Bait Allah di Yerusalem, ketika Ia berkata, "Aku dan Bapa adalah satu" (Yoh. 10:30).

Kata "satu" di sini bukan berarti Ia dan Bapa merupakan satu Pribadi melainkan bahwa mereka merupakan kesatuan dalam sifat dan kegiatannya, suatu fakta yang benar, hanya jika Ia sama Ke-Allahan-Nya dengan Bapa.

Orang-orang yang mendengar pengakuan ini memahaminya demikian karena itu mereka segera berupaya merajam-Nya dengan alasan penghujatan karena Ia menyatakan diri-Nya sebagai Allah (Ayub 33). 

Bagaimana seseorang dapat mengatakan bahwa Yesus dari Nazaret sendiri tak pernah mengaku sebagai Allah? Dan bahwa pengikut-Nya lah yang menyatakan demi Dia? Kebanyakan dari kutipan diatas berasal dari kata-kata Kristus Sendiri.

Karena itu, kita haruslah menghadapi satu-satunya pilihan: apakah yang diakui-Nya itu memang benar ataukah Ia seorang pembohong. Dan apa yang diakui-Nya itu merupakan Ke-Allahan yang penuh dan sempurna - tak ada yang kurang atau dikurangkan semasa hidup-Nya di bumi.

5. Kristus Menyatakan Mempunyai Penghormatan yang Sama dengan Allah

Dalam Yohanes 5:23 berkata: "Supaya semua orang menghormati Anak sama seperti mereka menghormati Bapa. Barangsiapa tidak menghormati Anak, ia juga tidak menghormati Bapa, yang mengutus Dia". 

Dalam ayat ini, Yesus menyatakan dengan jelas bahwa manusia akan menghormati Dia sebagaimana mereka menghormati Bapa. 

Jika Anda mulai membaca dari ayat 16, Anda akan menemukan bahwa orang-orang Yahudi mau membunuh Yesus. Orang-orang Yahudi berkata bahwa Yesus telah mengajar bahwa Dia sama dengan Allah (ayat 18).

Jika Yesus tidak menjadi sama dengan Allah, Dia sudah tentu akan membenarkan mereka. Dia akan membuat itu jelas bagi mereka bahwa Ia tidak sama dengan Allah. Apakah Dia melakukan ini? Tidak. Malahan Yesus memberitahukan kepada mereka bahwa "Semua orang menghormati Anak sama seperti mereka menghormati Bapa." 

Perhatikan dalam Filipi 2:6, "yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan

Ayat ini menceritakan bahwa Yesus telah menjadi Allah sebelum Ia datang di dunia. Yesus tidak pernah berpikir bahwa Dia merampas hak Allah dengan menjadi sejajar dengan Allah, melainkan Ia sedang menyatakan sejajar dengan Allah karena Ia adalah Allah itu sendiri. 

6. Ke-Ilahian Kristus berdasarkan kesatuannya dalam Trinitas.  

Dalam Matius 28:19 dikatakan “dalam nama Bapa, dan Anak, dan Roh Kudus”. 
Secara khusus, frase Yunani yang tertulis di Matius 28:19 yaitu “Baptizontes autous eis to onoma tou patros kai tou iliou kai tou agiou pneumatos” yang diterjemahkan menjadi “Baptislah mereka dalam nama Bapa, dan Anak, dan Roh Kudus”, dimana hal yang menarik adalah bahwa sekalipun di sini disebutkan tiga buah nama yaitu Bapa, Anak, dan Roh Kudus, tetapi kata kata Yunani “eis to onoma” yang diterjemahkan “dalam nama” adalah nominatif singular (bentuk tunggal, bukan bentuk jamak)!

Bentuk jamak dari kata Yunani “onoma (nama)” adalah “onomata”.
Dalam bahasa Inggris diterjemahkan name (bentuk tunggal), bukan names (bentuk jamak). Karena itu ayat ini bukan hanya menunjukkan bahwa ketiga Pribadi itu setara, tetapi juga menunjukkan bahwa ketiga Pribadi itu adalah satu atau esa.

Kata “Esa” yang digunakan dalam Ulangan 6:4 dalam bahasa Ibraninya adalah “Ekhad” yang menunjuk kepada “satu kesatuan yang mengandung makna kejamakan; dan bukan satu yang mutlak”.

Jika yang dimaksud “satu-satunya; atau satu yang mutlak” maka dalam bahasa Ibrani yang digunakan adalah “Yakhid”.

Ada banyak bukti yang mengungkapkan pernyataan Yesus mengenai keilahiannya, yaitu :
A. Yesus menyatakan diri-Nya sebagai Jehovah (Tuhan dalam Perjanjian Lama).
B. Yesus menyatakan diri-Nya sebagai Mesias.
C. Yesus menerima penyembahan.
D. Otoritas perkataan-perkataan Yesus.
E. Yesus memerintahkan berdoa dalam nama-Nya
 

Dalam Perjanjian Lama, Tuhan menyatakan nama-Nya sebagai JHWH atau Jehovah
Dalam bahasa Indonesia ditulis sebagai TUHAN (kata 'tuhan' dengan huruf besar semua).

Misal dalam Keluaran 6:2-3 -- Selanjutnya berfirmanlah Allah kepada Musa: "Akulah TUHAN.
Aku telah menampakkan diri kepada Abraham, Ishak dan Yakub sebagai Allah Yang Mahakuasa, tetapi dengan nama-Ku TUHAN Aku belum menyatakan diri"
.

Orang Yahudi menganggap nama Jehovah (TUHAN) begitu suci, sehingga mereka tidak berani mengucapkannya. Jehovah adalah satu-satunya Tuhan, selain dari itu adalah berhala atau tuhan yang palsu.

Jehovah adalah Tuhan yang cemburu, yang tidak akan membagikan nama maupun kemulian-Nya kepada yang lain.

Yesaya menulis : Beginilah firman TUHAN, Raja dan Penebus Israel, TUHAN semesta alam: "Akulah yang terdahulu dan Akulah yang terkemudian; tidak ada Allah selain dari pada-Ku." (Yesaya 44:6).

"Aku ini TUHAN, itulah nama-Ku; Aku tidak akan memberikan kemuliaan-Ku kepada yang lain atau kemasyhuran-Ku kepada patung." (Yesaya 42:8).

"Aku tidak akan memberikan kemuliaan-Ku kepada yang lain". (Yesaya 48:11).

TUHAN (Jehovah) tidak akan membagikan nama, hormat dan kemuliaan-Nya kepada yang lain. Yang menarik adalah perkataan-perkataan Yesus dan tindakan-tindakan-Nya membuat orang Yahudi abad pertama mengambil batu dan menuduh Yesus menghujat karena menyamakan diri-Nya dengan TUHAN.

Beberapa perkataan Yesus yang menarik dipelajari:

a. YESUS ADALAH GEMBALA YANG BAIK

  • Yesus mengatakan : 'Akulah gembala yang baik' (Yohanes 10:11).
  • Perjanjian Lama mengatakan : 'TUHAN adalah gembalaku' (Mazmur 23:1). 
  • YESUS = TUHAN

b. YESUS ADALAH HAKIM SEGALA BANGSA 
  • Yesus menyatakan Dia adalah hakim atas segala bangsa (Yohanes 5:27; Matius 25:31),
  • Perjanjian Lama mengatakan TUHAN adalah hakim segala bangsa (Yoel 3:12).  
  • YESUS = TUHAN 
c. YESUS ADALAH TERANG DUNIA
  • Yesus mengatakan, 'Akulah terang dunia' (Yohanes 8:12).
  • Perjanjian Lama mengatakan ''TUHAN akan menjadi penerang abadi bagimu" (Yesaya 60:19).
  • YESUS = TUHAN 
d. YESUS ADALAH YANG PERTAMA DAN YANG TERAKHIR
  • Yesus mengatakan Dia adalah yang pertama dan yang akhir (Wahyu 1:17).
  • Perjanjian Lama mengatakan : TUHAN adalah yang terdahulu dan yang terkemudian.(Yesaya 44:6). 
  • YESUS = TUHAN
e. YESUS BERDOA BERBAGI KEMULIAAN YANG DIMILIKI-NYA DI SORGA SEBELUM DUNIA ADA


  • Yesus berdoa kepada Bapa untuk berbagi kemuliaan kekal-Nya, "Oleh sebab itu, ya Bapa, permuliakanlah Aku pada-Mu sendiri dengan kemuliaan yang Kumiliki di hadirat-Mu sebelum dunia ada" (Yohanes 17:5).
f. YESUS SUDAH ADA SEBELUM ABRAHAM ADA 
  • Pernyataan ke-Ilahian Yesus sangat jelas di Yohanes 8:58, "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada" (Yohanes 8:58).
Orang Yahudi tanpa ragu-ragu mengerti maksud perkataan ini . Mereka tahu bahwa Yesus tidak hanya menyatakan keberadaan-Nya sebelum Abraham, tetapi Yesus juga menyatakan sama dengan Tuhan.

Ini menyebabkan mereka mengambil batu hendak melempari Yesus. Dalam beberapa peristiwa Yesus menyatakan diri-Nya sama dengan Tuhan dengan cara yang lain misal dalam memberikan pengampunan dosa, suatu pekerjaan yang hanya bisa dilakukan Tuhan.

Dalam Markus 2:10-11, Yesus melakukan mujizat sekaligus memberikan pengampunan dosa:
"Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa".

Yesus juga menyatakan bahwa Dia mempunya kuasa kehidupan, kuasa yang hanya dimiliki TUHAN saja.

"Sebab sama seperti Bapa membangkitkan orang-orang mati dan menghidupkannya, demikian juga Anak menghidupkan barangsiapa yang dikehendaki-Nya" (Yohanes 5:21).
"Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya saatnya akan tiba dan sudah tiba, bahwa orang-orang mati akan mendengar suara Anak Allah, dan mereka yang mendengarnya, akan hidup" (Yohanes 5:25).

Yesus mengatakan bahwa 'supaya semua orang menghormati Anak sama seperti mereka menghormati Bapa' (Yohanes 5:23).

Dalam kategori yang sama Yesus mendorong murid-murid-Nya, 'percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku' (Yohanes 14:1).

Yesus tanpa meninggalkan keraguan, menyatakan diri-Nya sejajar dengan Allah. 

Bukti-Bukti tentang KEILAHIAN atau KETUHANAN  YESUS KRISTUS.

Ke-Tuhanan atau Ke-Ilahian Yesus Kristus dibuktikan dalam:
  • Penggenapan Nubuatan Mengenai Mesias di Perjanjian Lama.
  • Ketidakberdosaan Yesus.
  • Mujizat-mujizat Yesus.
  • Kebangkitan Yesus dari Kematian
A. PENGGENAPAN NUBUATAN MENGENAI MESIAS

Ada banyak PENGGENAPAN NUBUATAN mengenai Mesias di Perjanjian Lama bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan. Berikut adalah nubuat-nubuat yang secara jelas berbicara tentang kedatangan Mesias:
1. Mesias akan lahir dari seorang perempuan
  • Nubuat : Kejadian 3:15.
  • Penggenapan : Galatia 4:4.
2. Mesias akan dilahirkan dari seorang perawan
  • Nubuat : Yesaya 7:14.
  • Penggenapan : Matius 1:18-25.
3. Mesias merupakan keturunan Abraham
  • Nubuat : Kejadian 12:1-3; Kejadian 22:18.
  • Penggenapan : Matius 1:1; Galatia 3:16.
4. Mesias dari suku Yehuda
  • Nubuat : Kejadian 49:10.
  • Penggenapan : Lukas 3:23,33; Ibrani 7:14.
5. Mesias merupakan keturunan Daud
  • Nubuat : 2 Samuel 7:12.
  • Penggenapan : Matius 1:1,6   
6. Mesias akan lahir di Betlehem
  • Nubuat : Mikha 5:1-2.
  • Penggenapan : Matius 2:1; Lukas 2:4-7.   
7. Mesias akan diurapi oleh Roh Kudus
  • Nubuat : Yesaya 11:1-2.
  • Penggenapan : Matius 3:16,17.   
8. Ada yang mempersiapkan jalan bagi Mesias
  • Nubuat : Yesaya 40:3; Maleakhi 3:1.
  • Penggenapan : Matius 3:1-3.   
9. Mesias akan mengadakan mujizat-mujizat
  • Nubuat : Yesaya 35:5,6.
  • Penggenapan : Matius 9:35   
10. Mesias akan ditolak oleh orang Yahudi
  • Nubuat : Mazmur 118:22.
  • Penggenapan : I Petrus 2:7   
11.  Mesias akan ditolak oleh kerabat-Nya sendiri
  • Nubuat : Yesaya 53:3.
  • Penggenapan : Yohanes 1:10,11; Yohanes 7:5,48   
12. Mesias akan dielu-elukan waktu menunggang keledai memasuki Yerusalem
  • Nubuat : Zakharia 9:9.
  • Penggenapan : Matius 21:1-7   
13. Mesias akan mati dengan kematian yang mengenaskan
  • Nubuat : Mazmur 22; Yesaya 53.
  • Penggenapan : Matius 27.       
14. Diam dihadapan penuduh-Nya
  • Nubuat : Yesaya 53:7.
  • Penggenapan : Matius 27:12-14       
15. Mesias Dihina
  • Nubuat : Mazmur 22:7,8.
  • Penggenapan : Matius 27:31.       
16. Dipaku tangan dan kaki-Nya
  • Nubuat : Mazmur 22:17. 
  • Penggenapan: Lukas 23:33.       
17. Disalib di antara penjahat-penjahat
  • Nubuat : Yesaya 53:12.
  • Penggenapan : Matius 27:38       
18. Lambung-Nya ditikam
  • Nubuat : Zakaria 12:10.
  • Penggenapan : Yohanes 19:34       
19. Tak ada tulang yang dipatahkan
  • Nubuat : Keluaran 12:46.
  • Penggenapan : Yohanes 19:36       
20. Jubah-Nya akan diundi
  • Nubuat : Mazmur 22:18.
  • Penggenapan : Yohanes 19:23,24       
21. Mesias menderita karena dosa kita
  • Nubuat : Yesaya 53:5-6.
  • Penggenapan : 1 Petrus 2:24   
22. Mesias akan bangkit dari kematian
  • Nubuat : Mazmur 16:10.
  • Penggenapan : Kisah Para Rasul 2:31; Markus 16:6.
23. Mesias akan naik ke surga
  • Nubuat : Mazmur 68:19. 
  • Penggenapan: Kisah Para Rasul 1:9.
24. Mesias akan duduk di sebelah kanan Allah Bapa
  • Nubuat : Mazmur 110:1.
  • Penggenapan : Ibrani 1:3.

Nubuat-nubuat ini ditulis ratusan tahun sebelum Yesus lahir ke dalam dunia. Tidak ada alasan bahwa nubuat-nubuat itu adalah 'tebakan yang sangat cerdas', atau 'merupakan trend kecenderungan sejarah', atau 'pikiran kreatif pembaca Alkitab'. Bahkan para kritikus sendiri mengakui bahwa nubuat-nubuat tersebut  selesai ditulis lengkap 400 tahun sebelum  Yesus lahir.  Nubuat-nubuat tersebut secara sempurna digenapkan  oleh Yesus.

Tuhan tidak pernah membuat kesalahan. Tuhan mengendalikan sejarah dan jika Tuhan membuat nubuat/ramalan lebih dari 400 tahun sebelumnya mengenai rencana keselamatan bagi manusia maka tidak ada penggenapan yang terjadi secara kebetulan, semua penggenapan yang dilakukan terjadi karena kedaulatan-Nya atas sejarah umat manusia.

Jika Yesus, yang menyatakan bahwa Dia menggenapkan apa yang tertulis ratusan tahun sebelum kelahiran-Nya,  dan benar-benar Yesus menggenapinya, maka diambil kesimpulan bahwa Yesus adalah Mesias, Yesus adalah Tuhan.

B. KETIDAKBERDOSAAN YESUS

Yesus tidak membawa sifat dosa dari manusia. Hal ini sebagai bukti atau alasan bahwa Yesus adalah Tuhan dan Ilahi adanya.

Semua orang berdosa, Tuhan dan kita mengetahui hal ini. Jika seseorang hidupnya sangat baik, sempurna,  berusaha tidak berdosa sebisa mungkin, tidak membuktikan ia Tuhan.

Tetapi kalau seseorang melakukan 2 hal tersebut yakni mengakui dirinya Tuhan kemudian menawarkan hidupnya yang tanpa dosa sebagai bukti, kita harus serius memperhatikannya.
  • Saat Pilatus mengadili Yesus, Pilatus menyimpulkan, 'Aku tidak mendapati kesalahan apapun pada orang ini' (Lukas 23:4).  
  • Kepala pasukan yang melihat penyaliban Yesus mengatakan, 'Sungguh, Orang ini adalah orang benar!' (Lukas 23:47).
  • Penjahat yang disalib bersama Yesus mengatakan, 'Orang ini tidak berbuat sesuatu yang salah' (Lukas 23:41).
Kesaksian yang paling penting terhadap karakter seseorang adalah dari orang terdekat.
  • Petrus,  murid yang paling dekat dengan Yesus mengatakan bahwa Kristus tidak berbuat dosa, dan tipu tidak ada dalam mulut-Nya. (1 Petrus 2:22).
  • Yohanes berkata 'Kristus adalah benar' (1 Yohanes 3:7). 
  • Rasul Paulus mengatakan 'Dia tidak mengenal dosa' (2 Korintus 5:21).
  • Penulis kitab Ibrani berkata 'Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa' (Ibrani 4:15).
Yesus sendiri memberikan tantangan kepada lawan-lawan-Nya, 'Siapakah di antaramu yang membuktikan bahwa Aku berbuat dosa?' (Yohanes 8:46). Yesus menyatakan diri-Nya Tuhan dan membuktikannya dengan kehidupannya yang tanpa dosa, memberikan kesimpulan bahwa Yesus benar-benar Tuhan.

C. MUJIZAT-MUJIZAT YESUS

Hidup Yesus penuh mujizat sejak awal dia berada di bumi.  Dia lahir dari seorang perawan (Matius 1:18,20-21). 
  1. Yesus mengubah air menjadi anggur (Yohanes 2:1-11)
  2. Berjalan di atas air (Matius 14:25). 
  3. Melipat gandakan roti (Yohanes 6:11). 
  4. Memelekkan mata orang buta (Yohanes 9:7).
  5. Membuat orang lumpuh bisa berjalan (Markus 2:1-12).
  6. Mengusir setan (Markus 5:1-20).
  7. Menyembuhkan berbagai penyakit (Matius 9:35).
  8. Dan beberapa kali membangkitkan orang dari kematian (Matius 9:23-26; Lukas 7:11-17; Yohanes 11:38-44).
Ketika murid-murid Yohanes Pembaptis menanyakan kepada-Nya apakah Dia Mesias, Yesus menjawab Mujizat-Nya sebagai bukti bahwa Dia Mesias: 'Pergilah dan katakanlah kepada Yohanes apa yang kamu dengar dan kamu lihat: orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik.' (Matius 11:4,5).

Mujizat-mujizat seperti ini merupakan tanda adanya persetujuan Tuhan kepada orang yang melakukan mujizat. Mujizat-mujizat ini merupakan penggenapan dari apa yang ditulis Yesaya 700 tahun sebelum Yesus lahir ke bumi: 'Pada waktu itu mata orang-orang buta akan dicelikkan, dan telinga orang-orang tuli akan dibuka. Pada waktu itu orang lumpuh akan melompat seperti rusa, dan mulut orang bisu akan bersorak-sorai.' (Yesaya 35:5,6).

Adalah seorang Farisi yang bernama Nikodemus, seorang pemimpin agama Yahudi. Ia datang pada waktu malam kepada Yesus dan berkata: "Rabi, kami tahu, bahwa Engkau datang sebagai guru yang diutus Allah; sebab tidak ada seorangpun yang dapat mengadakan tanda-tanda yang Engkau adakan itu, jika Allah tidak menyertainya." (Yohanes 3:1-2).

Pada waktu Yesus dibaptis, muncul suatu suara dari sorga 'Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan.' (Matius 3:17). Ini merupakan tanda dukungan Allah Bapa terhadap pekerjaan dan keilahian Yesus.

Mujizat adalah suatu bentuk konfirmasi/persetujuan Ilahi atas suatu kebenaran/pekerjaan yang dikerjakan seseorang yang diutus Tuhan. Mujizat yang dihubungkan dengan pernyataan Yesus tentang keilahian diri-Nya, mengkonfirmasi bahwa Dia benar-benar Tuhan.

D. KEBANGKITAN YESUS DARI KEMATIAN

Hanya Tuhan yang memberi kehidupan (Ulangan 32:39; 1 Samuel 2:6).
Di sini kebangkitan Yesus dari kematian merupakan bukti adanya persetujuan dari Tuhan terhadap siapa yang diutus-Nya.

Perjanjian Lama dan Yesus sendiri menubuatkan kebangkitan-Nya.
Mazmur 16:10 berbicara tentang kebangkitan mesias.

Perjanjian Lama menubuatkan bahwa :
  1. Mesias akan datang dan mati (Yesaya 53; Mazmur 22).
  2. Mesias akan memerintah selamanya (Yesaya 9:6; Daniel 2:44;).
Satu-satunya jalan supaya Mesias bisa memenuhi keduanya adalah mati kemudian bangkit.
Yesus sejak awal pelayanan-Nya telah menubuatkan kebangkitan-Nya sendiri. (Yohanes 2:19,21).
Setelah pengakuan Petrus bahwa Yesus adalah Mesias, Yesus berkata : 'Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan bangkit sesudah tiga hari.' (Markus 8:31).

Yesus mengulangi perkataan ini saat dalam perjalanan melewati Galilea (Markus 9:30-31), dan dalam perjalanan ke Yerusalem (Markus 10:32-34).

Yesus juga mengatakan 'Aku memberikan nyawa-Ku untuk menerimanya kembali. Tidak seorangpun mengambilnya dari pada-Ku, melainkan Aku memberikannya menurut kehendak-Ku sendiri. Aku berkuasa memberikannya dan berkuasa mengambilnya kembali.' (Yohanes 10:18).

** Kematian dan Kebangkitan Yesus ** 
  • Yesus mati, dan Dia mempunyai 5 luka dan berada di atas kayu salib  mulai  jam  9 pagi (Markus 15:25) hingga jam 3 sore (Markus 15:42).
  • Yesus menyerahkan nyawa-Nya (Yohanes 19:30).
  • Ketika lambung-Nya ditusuk tombak keluar darah dan air (Yohanes 19:34). Secara medis membuktikan bahwa Yesus sudah mati.
  • Tentara Roma yang berpengalaman dalam menangani kematian menyatakan Yesus mati (Yohanes 19:33).
  • Pilatus memastikan bahwa Yesus mati sebelum mayat-Nya diserahkan kepada Yusuf dari Arimatea.(Markus 15:42-47).
  • Mayat Yesus dikafani dengan kain lenan dan dibubuhi dengan rempah-rempah menurut adat orang Yahudi bila menguburkan mayat. (Yohanes 19:40).
  • Hari Minggu kubur Yesus kosong, Yesus telah bangkit (Matius 28; Markus 16; Lukas 24; Yohanes 20, 21).  
** Penampakan Yesus Setelah Kebangkitan **
  • Kepada Maria Magdalena (Markus 16:9; Yohanes 20:11-14).
  • Kepada perempuan sekembalinya dari kubur (Matius 28:9,10).
  • Kepada Petrus (Lukas 24:34; 1 Korintus 15:5).
  • Kepada murid-murid di Emaus (Lukas 24:13-32).
  • Kepada rasul-rasul kecuali Tomas (Lukas 24:36-43;Yohanes 20:19-24).
  • Kepada rasul-rasul, Tomas hadir (Yohanes 20:26-29).
  • Kepada 7 orang di danau Tiberias (Yohanes 21:1-23).
  • Kepada lebih dari 500 orang percaya di bukit Galilea (1 Korintus 15:6).
  • Kepada Yakobus (1 Korintus 15:7).
  • Kepada murid-murid (Matius 28:16-20; Lukas 24:33-52; Kisah Para Rasul 1:3-12).
  • Saat kenaikan Yesus ke surga (Kisah Para rasul 1:3-12).
  • Kepada Stefanus (Kisah Para Rasul 7:55).
  • Kepada Paulus (Kisah Para Rasul 9:3-6; 1 Korintus 15:8).
  • Kepada Paulus saat di Bait Allah (Kisah Para Rasul 22:17-21;23:11).
  • Kepada Yohanes di pulau Patmos (Wahyu 1:9-20). 
  • Kebangkitan Yesus secara tubuh fisik dibuktikan bahwa setelah kebangkitannya Yesus dilihat lebih dari 500 orang (1 Korintus 15:6), Yesus menyatakan mempunyai daging dan tulang (Lukas 24:39).
  • Yesus makan ikan (Lukas 24:42,43).
Bagi yang meragukan kebangkitan-Nya secara fisik,  Yesus menantang: "Taruhlah jarimu di sini dan lihatlah tangan-Ku, ulurkanlah tanganmu dan cucukkan ke dalam lambung-Ku dan jangan engkau tidak percaya lagi, melainkan percayalah" (Yohanes 20:27).

Yesus menyatakan diri-Nya Tuhan. Yesus bangkit dari kematian, ini menggenapi apa yang Dia dan Perjanjian Lama katakan. Yesus benar-benar Tuhan.

Rabu, 26 April 2017

HANYA YESUS JALAN KE SORGA



 "Kamu nanti mau masuk SORGA atau NERAKA?"
"Ya pasti Sorga dong..."

Pertanyaan ini sering kita dengar.
Tidak ada seorangpun yang mau ke Neraka. 


BANYAK jalan menuju SORGA, tapi hanya SATU jalannya, yaitu : YESUS.

#RenunganHarianKristen

Selasa, 06 Mei 2014

Tetap Percaya Bahwa Yesus adalah Tuhan

Banyak cara yang dilakukan oleh orang-orang dunia untuk menyangkal Yesus. Mereka mencari kesalahan-kesalahan tentang Yesus, mulai dari perkataan-perkataaan Yesus sampai ayat-ayat yang dianggap tidak relevan.

Tapi semua itu memang harus terjadi, bahkan ketika Yesus masih di dunia ini 2000 tahun yang lalu, banyak yang menyangkal dan membenci Yesus, dan diserahkan ke pengadilan untuk dihukum.

Jika kita lihat di jaman sekarang, tidak jauh berbeda dengan jaman Yesus 2000 tahun lalu, dan bahkan lebih terbuka dan terang-terangan.

Dalam 2 Petrus 3:3 dikatakan : "Yang terutama harus kamu ketahui ialah, bahwa pada hari-hari zaman akhir akan tampil pengejek-pengejek dengan ejekan-ejekannya, yaitu orang-orang yang hidup menuruti hawa nafsunya."

Ayat diatas dengan sangat jelas mengatakan bahwa pada akhir zaman akan banyak orang yang saling ejek, saling serang dengan kata-kata yang menyakitkan dan bahkan dapat menggoncangkan iman.

Semua itu harus terjadi agar semakin NYATA perbedaan ORANG BENAR dan ORANG JAHAT. Dan pada akhirnya nanti akan ada tempat bagi setiap orang yang melakukan kejahatan dan kebenaran.

Dalam Matius 13:49 dikatakan sangat jelas : "Demikianlah juga pada akhir zaman: Malaikat-malaikat akan datang memisahkan orang jahat dari orang benar, lalu mencampakkan orang jahat ke dalam dapur api; di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi."

Itu sebabnya, bagi sahabat2ku yang saat ini PERCAYA KEPADA YESUS sebagai Tuhan dan Juruselamat, tidak perlu kuatir akan perkataan-perkataan yang menghina dan mengejek orang-orang Kristen, doakan saja mereka.

Tuhan itu bukanlah Tuhan yang perlu dibela oleh manusia. Justru Tuhan lah yang membela manusia, Tuhan lah yang menolong manusia, dan Tuhan lah yang menyelamatkan manusia. Dalam Yohanes 15:16a dikatakan demikian : "Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu...."

Kita hanya perlu PERCAYA dan berpegang teguh pada yang kita PERCAYA, bahwa YESUS adalah Tuhan dan Juruselamat. Jangan sampai iman kita tergoncang hanya karena mendengar ejekan-ejekan mereka.

JADILAH PERCAYA dan TETAP PERCAYA...
Kasih Karunia dari Yesus Kristus menyertai kita semua.

Jumat, 04 April 2014

Bukti Bahwa Yesus Adalah Tuhan






Apakah Yesus benar-benar Tuhan ?

Pertanyaan ini sangat sering kita dengar. Banyak yang ragu dan bahkan tidak percaya bahwa Yesus adalah Tuhan. Pada tulisan sebelumnya sudah pernah dibahas tentang Bukti Yesus Menyatakan Dirinya Adalah Tuhan. Namun pada kesempatan ini tidak ada salahnya kita kupas lagi secara mendalam.

Jika kita mendalami Alkitab lebih jauh, akan sangat banyak bukti yang mengungkapkan pernyataan bahwa Yesus adalah Tuhan dan mengenai ke-Ilahian-Nya. Pernyataan-pernyataan ini bisa kita jumpai dalam Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru. 

Dalam Perjanjian Lama, Tuhan menyatakan nama-Nya sebagai JHWH atau Jehovah. Dalam bahasa Indonesia ditulis sebagai TUHAN (semua huruf besar). Dalam Keluaran 6: 2-3 dikatakan : "Selanjutnya berfirmanlah Allah kepada Musa: "Akulah TUHAN. Aku telah menampakkan diri kepada Abraham, Ishak dan Yakub sebagai Allah Yang Mahakuasa, tetapi dengan nama-Ku TUHAN Aku belum menyatakan diri".
Perhatikan kalimat terakhir pada ayat diatas, "... tetapi dengan nama-Ku TUHAN Aku belum menyatakan diri". Pada ayat tersebut, TUHAN memberitahukan bahwa DIA belum menyatakan diri. Semua ini digenapi ketika Yesus lahir ke dunia.

Bagi orang Yahudi, nama Jehovah (TUHAN) dianggap begitu suci, sehingga mereka tidak berani mengucapkannya. Jehovah adalah satu-satunya Tuhan, selain nama Jehovah, mereka anggap sebagai berhala atau tuhan yang palsu. Jehovah adalah Tuhan yang cemburu, yang tidak akan membagikan nama maupun kemulian-Nya kepada yang lain.

Mari kita perhatikan beberapa ayat yang ditulis dalam Kitab Yesaya : 

Beginilah firman TUHAN, Raja dan Penebus Israel, TUHAN semesta alam: "Akulah yang terdahulu dan Akulah yang terkemudian; tidak ada Allah selain dari pada-Ku." (Yesaya 44:6).

"Aku ini TUHAN, itulah nama-Ku; Aku tidak akan memberikan kemuliaan-Ku kepada yang lain atau kemasyhuran-Ku kepada patung." (Yesaya 42:8).

"Aku tidak akan memberikan kemuliaan-Ku kepada yang lain". (Yesaya 48:11).

Dari ayat-ayat diatas dapat kita simpulkan bahwa TUHAN (Jehovah) tidak akan memberikan nama, hormat dan kemuliaan-Nya kepada yang lain. Ini salah satu yang menjadi pertanyaan bagi banyak orang, sudah jelas-jelas dikatakan bahwa TUHAN tidak akan memberikan nama, hormat, dan kemuliaan-Nya, tapi mengapa semua itu ada pada Yesus ?

Semakin menarik ya pembahasan kita kali ini. Jangankan bagi kita yang hidup di jaman sekarang, orang-orang Yahudi yang hidup ketika Yesus di dunia sangat geram ketika Yesus mengatakan beberapa hal tentang diri-Nya, dan juga melalui tindakan-tindakan-Nya. Hal ini juga yang membuat orang Yahudi abad pertama mengambil batu dan ingin melempari-Nya. Mereka menuduh Yesus menghujat karena menyamakan diri-Nya dengan TUHAN. 

Dalam Injil Yohanes dikatakan : "Pada mulanya adalah Firman (Yesus Kristus); Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu (Yesus Kristus) adalah Allah. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan." (Yohanes 1:1-3).

Mungkin ada yang mengatakan bahwa itu adalah perkataan Yohanes, bukan perkataan Yesus. Namun Yesus mengatakan bahwa Dia adalah kekal, Dia sudah ada sebelum Abraham ada (Yohanes 8:58).

Paulus juga mengatakan bahwa Yesus Kristus ke-Ilahian-Nya  setara dengan Allah. "Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus, yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib." (Filipi 2:5-8).

Pada ayat diatas Paulus sudah sangat jelas mengatakan bahwa Yesus Kristus setara/sama dengan Allah. Seperti biasanya, diantara kita pasti ada yang bertanya : "Itu kan kata Paulus, bukan kata Yesus?".  Pertanyaan-pertanyaan seperti ini sangat sering dilontarkan, semua itu karena tidak memberikan hatinya untuk percaya. Iman Kristen adalah iman tanpa melihat. Tapi tidak ada salahnya kita menjawab pertanyaan tersebut. Dalam hal menjawab, alangkah lebih baiknya kita mempunyai patokan kepada Alkitab. Biarlah Alkitab yang menjawab Alkitab.

Setara dengan Allah berarti sama dengan Allah. Dalam Yohanes 10:30 dikatakan : "Aku dan Bapa adalah satu." Itu artinya sama dan setara, karena Yesus di dalam Allah dan Allah di dalam Dia. "Percayalah kepada-Ku, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku;..." (Yohanes 14:11).

Dalam pembicaraan dengan murid-Nya, Yesus berkata bahwa jika murid mengenal Yesus Kristus, itu berarti mereka mengenal Allah. "Sekiranya kamu mengenal Aku, pasti kamu juga mengenal Bapa-Ku. Sekarang ini kamu mengenal Dia dan kamu telah melihat Dia. Kata Filipus kepada-Nya: "Tuhan, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu sudah cukup bagi kami." Kata Yesus kepadanya: "Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami. Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku? Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang diam di dalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaan-Nya. Percayalah kepada-Ku, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku; atau setidak-tidaknya, percayalah karena pekerjaan-pekerjaan itu sendiri." (Yohanes 14:7-11)

Ternyata, para murid, yang rasul itu, juga tak mudah untuk mengenal Yesus Kristus dengan benar. Maka tak heran, jika manusia masa kini juga mengalami kebingungan dengan ke-Tuhanan Yesus Kristus.

Sekarang kita perhatikan dialog langsung Tuhan Yesus dengan murid-murid-Nya tentang siapa Dia. Ini dicatat oleh Matius dalam pasal 16:13-16. Tuhan Yesus bertanya kepada murid Nya, kata orang siapakah Dia? Beruntun jawabannya, ada yang berkata Yesus adalah Yohanes Pembaptis, Elia, Yeremia, atau salah seorang dari para nabi. Bayangkan betapa beraneka ragamnya pendapat orang tentang Tuhan Yesus pada jamannya. Bisa dibayangkan di jaman ini.

Ketika Tuhan Yesus bertanya, menurut kalian siapakah Aku ini? Maka Petrus menjawab: Engkaulah Mesias Anak Allah yang hidup. Dan, Tuhan Yesus berkata kepada Petrus: Berbahagialah engkau Petrus. Jelas Tuhan Yesus tak menyanggah bahwa Dia adalah Mesias, Anak Allah yang hidup. Memang Dia tak mengucapkannya sendiri, tetapi pengakuan Petrus diresponNya dengan jelas, dengan menyebut Petrus berbahagia. Tapi mungkin, akan ada yang berkata, itukan tidak menunjukkan bahwa Dia Tuhan, melainkan Mesias! Sekalipun mengenai Mesias sangat jelas dalam PL, bahwa Dia adalah Yang Diurapi, Sang Kekal. Tapi baiklah, kita menerima keberatan itu. Sekalipun, sekali lagi, data-data di atas yang dikatakan Yohanes, Paulus, jelas menunjukkan ke-Tuhanan Yesus Kristus.  

Dan, ini adalah peristiwa setelah kebangkitan Tuhan Yesus Kristus, Dia menampakkan diri kepada para murid. Di sana ada Thomas yang belum bertemu Tuhan Yesus setelah kebangkitan-Nya. Thomas tidak percaya kepada cerita para murid tentang kebangkitan, dan butuh pembuktian rasional (Yohanes 20:24-29). Di pertemuan itu, Thomas sangat terpana dengan realita yang ada. Yesus Kristus sungguh bangkit dari kematian. Ketika Yesus Kristus menyapa Thomas, dia tak berani menerima tantangan Yesus Kristus untuk meneliti diriNya. Thomas berseru dengan jelas: Ya Tuhanku dan Allah! Kalimat syahadat (pengakuan iman) Thomas tentang ke-Illahian. Jelas sekali, Yesus Kristus, disebut Tuhan (Kurios) dan Allah (Theos). Lalu apa reaksi Tuhan Yesus? Juga sangat jelas sekali: “Karena engkau telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang percaya sekalipun tidak melihat.” Yesus tak membantah bahwa Dia adalah Tuhan, Allah, bahkan mengiyakan pengakuan Thomas, yang agak terlambat itu. Tidakkah semua fakta ini lebih dari cukup untuk menjadi kesaksian bahwa Alkitab mencatat dengan jelas ke Illahian Yesus Kristus, bahkan sejak PL?

Dalam Matius 8:28-32, dengan jelas dikisahkan, bagaimana setan dengan jelas bisa mengenali Tuhan Yesus Kristus, sebagai anak Allah yang hidup, dan menjadi ketakutan. Agak aneh juga, karena setan dengan segera bisa mengenali Yesus dan memohon belas kasihan, sementara manusia, justru gagal total dan menyalibkan Dia. Hanya saja, setan memang tak pernah mempercayakan diri kepada Tuhan melainkan memberontak. Karena itu setan giat untuk mencari pengikut dengan memperdaya sebanyak mungkin orang untuk tak percaya kepada Tuhan Yesus, yang setan sendiri takuti.

Yakobus 2:19 juga mencatat tentang setan yang juga percaya bahwa Allah itu ada, dan gemetar, namun seperti yang disebut di atas, tak pernah menaklukkan diri. Coba pikirkan, jika setan saja mengenal Yesus Kristus sebagai Tuhan dan memohon belas kasihan, ketakutan. Mengapa? Karena setan memang dulu adalah penghuni surga yang diusir dari surga, karena pemberontakannya yang ingin sama dengan Allah. Dan, ide yang sama juga ditawarkannya kepada Hawa dan Adam. Celakanya, Hawa dan Adam memakan umpan setan sehingga juga menjadi terhukum.

Sementara, seorang serdadu Roma (kafir), pemimpin pasukan (terdidik), terpana dengan peristiwa di penyaliban Yesus Kristus, dan berkata dengan jelas: Sungguh Dia ini adalah Anak Allah (Matius 27:54). Luar biasa, kesaksian tentang Yesus Kristus; Mesias, Anak Allah, Tuhan dan Allah, terdapat di mana-mana di dalam Alkitab, dan keluar dari berbagai mulut, bahkan hingga setan sekalipun.  

Jika kita meneliti Alkitab, dan bersyukurlah bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan yang hidup. Dia tak mengucapkan itu dari mulut-Nya  sendiri, tetapi sebaliknya datang dari berbagai mulut (kesaksian yang mengiyakan), bahwa Dia adalah Yesus Kristus Tuhan.

Mari kita lihat beberapa perkataan Yesus yang menarik untuk dipelajari:

Yesus mengatakan : "Akulah gembala yang baik..." (Yohanes 10:11)
Perjanjian Lama mengatakan : "TUHAN adalah gembalaku." (Mazmur 23:1).

Yesus menyatakan bahwa Dia adalah hakim atas segala bangsa (Yohanes 5:27; Matius 25:31). 
Perjanjian Lama mengatakan : TUHAN adalah hakim segala bangsa. (Yoel 3:12).

Yesus mengatakan : "Akulah terang dunia" (Yohanes 8:12)
Perjanjian Lama mengatakan : ''TUHAN akan menjadi penerang abadi bagimu". (Yesaya 60:19).

Yesus berdoa kepada Bapa agar dipermuliakan dengan kemuliaan-Nya yang sudah ada sebelum dunia ada :"Oleh sebab itu, ya Bapa, permuliakanlah Aku pada-Mu sendiri dengan kemuliaan yang Kumiliki di hadirat-Mu sebelum dunia ada". (Yohanes 17:5).
Perjanjian Lama mengatakan : "Aku tidak akan memberikan kemuliaan-Ku kepada yang lain". (Yesaya 48:11). Artinya kemuliaan Yesus sudah ada sebelum dunia ada, dan kemuliaan itu tidak akan pernah diberikan kepada yang lain.

Yesus mengatakan : "Aku adalah Alfa dan Omega, firman Tuhan Allah, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, Yang Mahakuasa. (Wahyu 1:8). "...Aku adalah Yang Awal dan Yang Akhir,..." (Wahyu 1:17)
Perjanjian Lama mengatakan : "Akulah yang terdahulu dan Akulah yang terkemudian; tidak ada Allah selain dari pada-Ku." (Yesaya 44:6).

Dari ayat-ayat diatas dapat kita simpulkan bahwa Yesus adalah TUHAN. Yesus adalah terang, Yesus adalah hakim, Yesus adalah yang awal dan yang akhir, Yesus adalah gembala, dan kemuliaan-Nya sudah ada sebelum dunia ada.

Pernyataan keilahian Yesus yang sangat jelas terdapat di Yohanes 8:58 ~ "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada". Orang Yahudi tanpa ragu-ragu mengerti maksud perkataan ini. Mereka tahu bahwa Yesus tidak hanya menyatakan keberadaan-Nya sebelum Abraham, tetapi Yesus juga menyatakan diri-Nya sama dengan Tuhan. Ini yang menyebabkan mereka mengambil batu hendak melempari Yesus. 

Selain itu, dalam beberapa peristiwa, Yesus juga menyatakan diri-Nya adalah Tuhan dengan cara yang lain, antara lain dalam hal memberikan pengampunan dosa. Sudah tentu ini adalah suatu pekerjaan yang hanya bisa dilakukan Tuhan. 

Dalam Markus 2:10-11, Yesus melakukan mujizat sekaligus memberikan pengampunan dosa: "Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa" --berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu--: Kepadamu Kukatakan, bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu!"


Yesus juga menyatakan bahwa Dia mempunya kuasa kehidupan, kuasa yang hanya dimiliki TUHAN saja :
 "Sebab sama seperti Bapa membangkitkan orang-orang mati dan menghidupkannya, demikian juga Anak menghidupkan barangsiapa yang dikehendaki-Nya." (Yohanes 5:21).

"Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya saatnya akan tiba dan sudah tiba, bahwa orang-orang mati akan mendengar suara Anak Allah, dan mereka yang mendengarnya, akan hidup." (Yohanes 5:25).


Yesus mengatakan bahwa 'supaya semua orang menghormati Anak sama seperti mereka menghormati Bapa. Barangsiapa tidak menghormati Anak, ia juga tidak menghormati Bapa, yang mengutus Dia.' (Yohanes 5:23)

Dalam kategori yang sama Yesus mengatakan kepada murid-murid-Nya, "...percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku." (Yohanes 14:1)

Tanpa ada keraguan sedikitpun, Yesus telah menyatakan diri-Nya sejajar dengan Allah. 

Kamis, 21 Juni 2012

BUKTI YESUS MENYATAKAN DIRI-NYA ADALAH TUHAN

BUKTI YESUS MENYATAKAN DIRI-NYA ADALAH TUHAN YANG DICATAT ALKITAB
1. YESUS KRISTUS ADALAH ALLAH ABRAHAM, ISHAK, DAN YAKUB (MERUPAKAN ALLAH ORANG YANG HIDUP, DIBANGKITKAN DARI KEMATIAN).

Matius 22:32 “Akulah Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub? Ia bukanlah Allah orang mati, melainkan Allah orang hidup”.  
2. YESUS KRISTUS SUDAH ADA SEBELUM ABRAHAM ADA, YESUS KRISTUS MENYEBUT DIRINYA SAMA DENGAN ALLAH.

Yohanes 8:57 - “Maka kata orang-orang Yahudi itu kepada-Nya: “Umur-Mu belum sampai lima puluh tahun dan Engkau telah melihat Abraham?”

Yohanes 8:58 - “Kata Yesus kepada mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada.”

3. YESUS KRISTUS ITU SATU DENGAN ALLAH (DISEBUT BAPA).

Yohanes 10:30 - “Aku dan Bapa adalah satu.” 
Sekilas, ini kelihatannya bukan merupakan sebuah klaim bahwa Dia adalah Allah. Namun kalau dilihat dari reaksi orang-orang Yahudi terhadap pernyataan ini “Bukan karena suatu pekerjaan baik maka kami mau melempari Engkau, melainkan karena Engkau menghujat Allah dan karena Engkau, sekalipun hanya seorang manusia saja, menyamakan diri-Mu dengan Allah.” (Yohanes 10:33).

Orang-orang Yahudi mengerti pernyataan Yesus sebagai sebuah klaim bahwa Dia adalah Allah.

Dalam ayat-ayat berikutnya Yesus tidak pernah mengoreksi orang-orang Yahudi dengan mengatakan, “Saya tidak mengaku diri sebagai Allah.” Hal ini menunjukkan bahwa Yesus betul-betul mengatakan bahwa Dia adalah Allah dengan mengumumkan, “Aku dan Bapa adalah satu.” (Yohanes 10:30).

Yohanes 8:58 adalah contoh lainnya. Yesus memproklamirkan, “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada.” Kembali orang-orang Yahudi berespon dengan mengambil batu dan berusaha melempari Yesus (Yohanes 8:59)

Yesus mengumumkan identitasnya dengan menggunakan “Aku adalah” yang adalah merupakan penerapan langsung dari nama Allah dalam Perjanjian Lama (Keluaran 3:14). Mengapa orang-orang Yahudi mau melempari Yesus dengan batu kalau bukan karena Dia mengatakan sesuatu yang mereka anggap menghujat Allah, yaitu dengan mengaku diri sebagai Allah?

4. YESUS KRISTUS ITU ADALAH FIRMAN ALLAH YANG MENCIPTAKAN SEGALA SESUATU, DAN YANG MENJADI MANUSIA DENGAN TUJUAN MENYELAMATKAN / MENGAMPUNI DOSA-DOSA MANUSIA YANG SUDAH JATUH DI DALAM DOSA DI TAMAN EDEN.

Yohanes 1:1 - “Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.
Yohanes 1:2 - “Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah.
Yohanes 1:3 - “Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.
Yohanes 1:4 - “Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia.
Yohanes 1:5 - “Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya.

JELAS, MAKSUDNYA AYAT ALKITAB TERSEBUT “IA PADA MULANYA BERSAMA-SAMA DENGAN ALLAH, DI DALAM DIA ADA HIDUP DAN HIDUP ITU ADALAH TERANG MANUSIA” ADALAH YESUS KRISTUS

Yohanes 1:9 - “Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang ke dalam dunia.
Yohanes 1:10 - “Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia tidak mengenal-Nya.
Yohanes 1:11 - “Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya.
Yohanes 1:12 - “Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;

TERANG MANUSIA ADALAH MAKSUDNYA KEMULIAAN YESUS KRISTUS YAITU FIRMAN ALLAH YANG MENJADI MANUSIA.

Yohanes 1:12-13 - “Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya; orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah”.

Yohanes 1:14 - “Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.

Yohanes 1:16 - “Ia penuh kasih; tiada hentinya, Ia memberkati kita.

Yohanes 1:17 - “sebab hukum Taurat diberikan oleh Musa, tetapi kasih karunia dan kebenaran datang oleh Yesus Kristus.

Yohanes 1:18 - “Tak ada yang pernah melihat Allah, selain anak tunggal Bapa, yang sama dengan Bapa dan erat sekali kepada-Nya. Dialah yang menyatakan Bapa kepada kita.

JELAS MEMBUKTIKAN AYAT ALKITAB TERSEBUT MERUJUK KEPADA YESUS KRISTUS (TERANG MANUSIA YANG SAMA DENGAN ALLAH).

Yesus mengumumkan identitasnya dengan menggunakan “Aku adalah” yang adalah merupakan penerapan langsung dari nama Allah dalam Perjanjian Lama (Keluaran 3:14).

Mengapa orang-orang Yahudi mau melempari Yesus dengan batu kalau bukan karena Dia mengatakan sesuatu yang mereka anggap menghujat Allah, yaitu dengan mengaku diri sebagai Allah?

5. YESUS KRISTUS ITU BERTUJUAN MURNI UNTUK MENYELAMATKAN MANUSIA DARI PENGHUKUMAN DOSA KARENA MEMAKAN BUAH YANG DILARANG MAKAN DI TAMAN EDEN (DOSA KEMATIAN).

Yohanes 3:16 - “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Yohanes 3:17 - “Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia.

Yohanes 3:18 - “Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah.

TEPAT SEKALI, BERDASARKAN AYAT ALKITAB DI ATAS.. TUHAN DATANG KE DUNIA INI UNTUK MENYELAMATKAN MANUSIA BUKAN UNTUK MENGHUKUMNYA, “BARANGSIAPA PERCAYA KEPADA-NYA MAKA ORANG ITU TIDAK AKAN DIHUKUM MELAINKAN BEROLEH HIDUP KEKAL DI KERAJAAN SORGA SELAMANYA BERSAMA TUHAN YESUS.

Yohanes 3:19 - “Dan inilah hukuman itu: Terang telah datang ke dalam dunia, tetapi manusia lebih menyukai kegelapan dari pada terang, sebab perbuatan-perbuatan mereka jahat.

Yohanes 3:20 - “Sebab barangsiapa berbuat jahat, membenci terang dan tidak datang kepada terang itu, supaya perbuatan-perbuatannya yang jahat itu tidak nampak;

Yohanes 3:21 - “tetapi barangsiapa melakukan yang benar, ia datang kepada terang, supaya menjadi nyata, bahwa perbuatan-perbuatannya dilakukan dalam Allah.”

6. YESUS KRISTUS MENYATAKAN DIRI-NYA HANYA SATU-SATUNYA JALAN, KEBENARAN, DAN HIDUP MENUJU KEPADA ALLAH BAPA DI SORGA.
Yohanes 14:6 - “Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.

Yohanes 14:7 - “Sekiranya kamu mengenal Aku, pasti kamu juga mengenal Bapa-Ku. Sekarang ini kamu mengenal Dia dan kamu telah melihat Dia.”

Yohanes 14:11 - “Percayalah kepada-Ku, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku; atau setidak-tidaknya, percayalah karena pekerjaan-pekerjaan itu sendiri.

Haleluya.. Amin.

7. YESUS KRISTUS MENYATAKAN DIRINYA ADALAH KEBANGKITAN DAN HIDUP.

Yohanes 11:25 - “Jawab Yesus: “Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati,
Yohanes 11:26 - “dan setiap orang yang hidup dan yang percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya.
8. YESUS KRISTUS MENYATAKAN DIRINYA DATANG UNTUK MEMBERIKAN TUBUH DAN DARAHNYA BUAT PENGAMPUNAN DOSA DAN KEHIDUPAN KEKAL DI SORGA.

Yohanes 6:51 - “Akulah roti hidup yang telah turun dari sorga. Jikalau seorang makan dari roti ini, ia akan hidup selama-lamanya, dan roti yang Kuberikan itu ialah daging-Ku, yang akan Kuberikan untuk hidup dunia.”

Matius 26:28 - Sebab inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa".

9. YESUS MENYATAKAN DIRINYA MEMILIKI KUASA DI KERAJAAN SORGA.DAN DI BUMI.

Matius 28:18 - “Yesus mendekati mereka dan berkata: “Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.


Jadi, dengan sebegitu banyak ayat alkitab yang jelas-jelas sangat welas asih, penuh kasih, enak dibaca, direnungkan dan sangat jelas maknanya.. Inilah yang membuktikan kebenaran dan keabsolutan alkitab merupakan kitab suci yang benar dari allah, dan yesus kristus merupakan juruselamat dan tuhan allah untuk kerajaan sorga dan seluruh alam semesta untuk selama-lamanya.

TUHAN YESUS MEMBERKATI